Merck Tebar Dividen Rp 58,2 miliar

Kompas.com - 29/07/2020, 16:40 WIB
Ilustrasi rupiah Thinkstockphotos.comIlustrasi rupiah

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Merck Tbk (MERK) memutuskan pembagian dividen sebesar Rp 58,2 miliar atau Rp 130 per saham atas laba bersih tahun buku 2019 dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).

Pada tahun 2019, emiten yang bergerak di bidang farmasi ini membukukan laba bersih sebesar Rp 78 miliar. Dengan demikian, nilai dividen yang dibagikan setara 74,37 persen dari total laba bersih.

Direktur Keuangan Merck Bambang Nurcahyo mengatakan, penggunaan laba bersih tahun lalu mayoritas memang digunakan untuk pembagian dividen. Sisanya akan masuk kas internal yang akan digunakan untuk belanja modal (capital expenditure/capex) tahun 2020.

"Untuk penggunaan laba bersih tahun 2019, paling besar memang untuk dividen, dan sudah disetujui pada RUPST hari ini. Sebagian, masuk ke dana internal untuk investasi capex," jelasnya dalam paparan publik virtual, Rabu (29/7/2020).

Baca juga: Supra Boga Lestari Bakal Tebar Dividen Rp 43,8 Miliar

Ia mengatakan, sebagian besar penggunaan capex akan digunakan untuk investasi pabrik di Pasar Rebo, yakni kebutuhan memperbaharui peralatan dan mesin-mesin produksi di pabrik tersebut.

"Jadi penggunaannya (sisa laba bersih 2019) lebih untuk memperkuat capex dan working capital perseroan," kata Bambang.

Sekadar informasi, perseroan membukukan laba bersih senilai Rp 78 miliar di 2019 atau naik 109 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 37 miliar. Sementara total penghasilan komprehensif mencapai Rp 76 miliar.

Pendapatan operasional tercatat meningkat 22 persen dari Rp 612 miliar pada 2018 menjadi Rp 745 miliar pada 2019. Serta laba usaha operasional meningkat 166 persen dari Rp 47 miliar di 2018 menjadi Rp 126 miliar pada 2019.

Baca juga: Unilever Tebar Dividen Rp 7,4 triliun



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

GAPPRI Minta Pemerintah Perhatikan Kondisi Industri Hasil Tembakau

GAPPRI Minta Pemerintah Perhatikan Kondisi Industri Hasil Tembakau

Whats New
Dorong Produktivitas Petani di Baubau, Kementan Salurkan Alsintan

Dorong Produktivitas Petani di Baubau, Kementan Salurkan Alsintan

Rilis
Ini Cara Menggunakan Fitur Rekognisi Wajah dan Sidik Jari ShopeePay

Ini Cara Menggunakan Fitur Rekognisi Wajah dan Sidik Jari ShopeePay

Spend Smart
IHSG Pekan Depan DIprediksi Menguat, Ini Faktor Pendukungnya

IHSG Pekan Depan DIprediksi Menguat, Ini Faktor Pendukungnya

Whats New
Produsen Pipa Baja Buka Lowongan untuk Semua Jurusan, Cek Posisi dan Syaratnya

Produsen Pipa Baja Buka Lowongan untuk Semua Jurusan, Cek Posisi dan Syaratnya

Work Smart
Sulap Sampah Menjadi Mainan Robot, Aulia Dapat Pesanan untuk PM Korea hingga Indro Warkop

Sulap Sampah Menjadi Mainan Robot, Aulia Dapat Pesanan untuk PM Korea hingga Indro Warkop

Smartpreneur
Ada Kemungkinan Pembukaan Gelombang 11, Jangan Lupa Daftar di Prakerja.go.id

Ada Kemungkinan Pembukaan Gelombang 11, Jangan Lupa Daftar di Prakerja.go.id

Whats New
Kalah dengan Malaysia, Kadin Berharap Standar Halal Indonesia Bisa Diakui Dunia

Kalah dengan Malaysia, Kadin Berharap Standar Halal Indonesia Bisa Diakui Dunia

Whats New
BLT UMKM Sudah Masuk Tahap II, Bagaimana Skema Pencairan?

BLT UMKM Sudah Masuk Tahap II, Bagaimana Skema Pencairan?

Whats New
373.745 Orang Masuk Daftar Hitam Kartu Prakerja, Ini Sebabnya

373.745 Orang Masuk Daftar Hitam Kartu Prakerja, Ini Sebabnya

Whats New
Menaker ke Pendemo UU Cipta Kerja: Kalau Tidak Puas, Bisa Digugat ke MK!

Menaker ke Pendemo UU Cipta Kerja: Kalau Tidak Puas, Bisa Digugat ke MK!

Whats New
7 Kota di Indonesia yang Dibangun Penjajah Belanda dari Nol

7 Kota di Indonesia yang Dibangun Penjajah Belanda dari Nol

Whats New
Omzet Anjlok Selama Pandemi, Aulia: Bersyukur Banget Dapat Bantuan dari Pak Presiden Ini...

Omzet Anjlok Selama Pandemi, Aulia: Bersyukur Banget Dapat Bantuan dari Pak Presiden Ini...

Smartpreneur
Milenial juga Bisa Beli Rumah Sendiri, Ikuti 4 Cara ini!

Milenial juga Bisa Beli Rumah Sendiri, Ikuti 4 Cara ini!

Earn Smart
Menaker Jamin UU Cipta Kerja Tetap Sejahterakan Buruh

Menaker Jamin UU Cipta Kerja Tetap Sejahterakan Buruh

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X