Tol Sidoarjo-Gresik Ditargetkan Beroperasi Akhir Oktober 2020

Kompas.com - 30/07/2020, 06:48 WIB
Proyek Tol Kunciran-Bandara membelah Kota Tangerang di Kelurahan Tanah Tinggi, Kota Tangerang,  Jumat (29/11/2019) KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONOProyek Tol Kunciran-Bandara membelah Kota Tangerang di Kelurahan Tanah Tinggi, Kota Tangerang, Jumat (29/11/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Progres pembangunan Jalan Tol Krian-Legundi-Bunder (KLB) yang menghubungkan Kabupaten Sidoarjo dan Gresik ( Tol Sidoarjo-Gresik) saat ini mencapai 99 persen. Jalan bebas hambatan ini diperkirakan sudah mulai beroperasi pada akhir Oktober 2020.

"Perkiraan kami akhir Oktober 2020 sudah beroperasi," ujar Kepala Dinas Pekerja Umum (PU) Bina Marga Jatim, Gatot Sulistyo seperti dikutip dari Antara, Kamis (30/7/2020).

Lanjut Gatot, proses pembangunan sampai saat ini hanya menyisakan pengerasan badan jalan yang melintas di atas Tol Sumo (Surabaya-Mojokerto) sepanjang 200 meter.

Setelah itu, kata dia, tahap berikutnya dimintakan izin kepada Kementerian Pekerjaan Umum sekaligus menunggu sertifikat layak operasi (SLO).

Baca juga: Pengadaan Lahan Proyek Infrastruktur Capai Rp 53,38 Triliun, Jalan Tol Mendominasi

"Tol ini sementara sampai Bunder Gresik, tapi ke depan hingga Manyar Gresik yang sekarang masih proses," jelas Gatot.

Sementara itu, pihaknya saat ini juga fokus pada pembangunan tol Probolinggo-Lumajang yang sekarang masih dalam tahap pembangunan 12 kilometer dari exit Probolinggo Timur sampai Gending.

Menurut dia, Tol Probolinggo-Lumajang yang panjangnya 28 kilometer sangat penting untuk segera dibangun karena arteri sekarang telah melebihi kapasitas volume kendaraan.

"Harapan kami segera terealisasi dan tol tersebut bisa sangat membantu kelancaran arus transportasi," kata dia.

Baca juga: Ada 15 Jalan Tol Baru yang Akan Diresmikan di 2020

Selain Tol Probolinggo-Lumajang, dalam waktu dekat pembangunan yang dimulai prosesnya adalah Tol Kertosono-Kediri.

"Tol Kertosono-Kediri dengan panjang diperkirakan mencapai 20,3 kilometer, akan menjadi penunjang Bandara Kediri yang telah masuk ke dalam proyek strategis nasional," katanya.

Sedangkan, berdasarkan catatan Dinas PU Bina Marga Jatim, pembangunan jalan tol di provinsi tersebut sejak 2017 hingga 2020, telah terbangun jalan Tol Mantingan-Mojokerto, Surabaya-Mojokerto, Porong-Gempol (relokasi), Gempol-Pasuruan, Pasuruan-Probolinggo, Gempol-Pandaan dan Pandaan-Malang.

Saat ini, sudah ada beberapa ruas jalan tol yang akan mulai prosesnya tahun ini, yakni Tol Kertosono-Kediri (20,3 kilometer), Probolinggo-Lumajang (28 kilometer), Gresik Bunder-Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE)-Manyar (9 kilometer) serta dan Tuban-Gresik.

Baca juga: Gunakan Alat Penghitung Kecepatan Kendaraan, Operator Bisa Denda Pengguna Jalan Tol?



Sumber Antara
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X