Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 30/07/2020, 09:39 WIB
Kiki Safitri,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka pada zona hijau di awal perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) Kamis (30/7/2020).

Melansir data RTI, pukul 09.08 WIB, IHSG berada pada level 5.113,18 atau naik 2,07 poin (0,04 persen) dibanding penutupan sebelumnya pada level 5.111,11.

Sebanyak 148 saham melaju di zona hijau dan 121 saham di zona merah. Sedangkan 134 saham lainnya stagnan. Adapun nilai transaksi hingga saat ini mencapai Rp 732,19 miliar dengan volume 1 miliar saham.

Baca juga: IHSG Diproyeksikan Melemah, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Indeks saham Asia pagi ini dibuka fluktuatif, dengan kenaikan indeks Hang Seng Hong Kong 0,35 persen, indeks Shanghai Komposit 0,14 persen, dan indeks Nikkei Tokyo 0,17 persen. Sementara itu penurunan terjadi pada indeks Strait Times sebesar 1,25 persen.

Sebelumnya, Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan pagi ini indeks akan menguat, namun pada sore hari akan ditutup melemah. Pelemahan indeks akan terdorong oleh kelanjutan stimulus fiskal pemerintah AS, sebesar 1 triliun dollar AS yang hingga kini belum menemukan titik terang antara partai Republik dan Demokrat.

Sementara itu, pasar juga saat ini tengah menantikan hasil rapat bulanan The Fed yang kemungkinan tidak memangkas suku bunga acuannya, dan bertahan di 0 sampai 0,25 persen.

“Pagi ini indeks akan menguat, namun di sore akan konsolidasi melemah. Sebenarnya pasar itu agak khawatir soal pembicaraan stimulus lanjutan AS. Tapi pasar berubah karena The Fed tampaknya mempetahankan suku bunga rendah, dengan stimulus besar,” kata Hans kepada Kompas.com.

Indeks saham Eropa kemarin juga ditutup fluktuatif dimana indeks FTSE naik 0,4 persen dan indeks Xetra Dax turun 0,1 persen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Apa Itu Keamanan Finansial dan Cara Mewujudkannya?

Apa Itu Keamanan Finansial dan Cara Mewujudkannya?

Earn Smart
OJK Nilai Ekonomi Syariah RI Belum Optimal, Bakal Perkuat Bank dan BPR Syariah

OJK Nilai Ekonomi Syariah RI Belum Optimal, Bakal Perkuat Bank dan BPR Syariah

Whats New
Stabilisasi Harga Pangan, ID FOOD Genjot Stok Gula hingga Cabai

Stabilisasi Harga Pangan, ID FOOD Genjot Stok Gula hingga Cabai

Whats New
Ingat, Pendaftaran Program Kartu Prakerja 63 Berakhir Hari Ini

Ingat, Pendaftaran Program Kartu Prakerja 63 Berakhir Hari Ini

Whats New
Indonesia Bakal Tambah Impor Beras, Totalnya 3,6 juta Ton Tahun Ini

Indonesia Bakal Tambah Impor Beras, Totalnya 3,6 juta Ton Tahun Ini

Whats New
Transaksi TikTok Shop Masih di Aplikasi yang Sama, Wamendag Minta Tokopedia-TikTok Patuhi Regulasi

Transaksi TikTok Shop Masih di Aplikasi yang Sama, Wamendag Minta Tokopedia-TikTok Patuhi Regulasi

Whats New
Fitch Ratings Ingatkan Risiko Fiskal Menengah RI Akan Naik, Mengapa?

Fitch Ratings Ingatkan Risiko Fiskal Menengah RI Akan Naik, Mengapa?

Whats New
Rincian Daftar Gaji PNS dan PPPK Terbaru 2024

Rincian Daftar Gaji PNS dan PPPK Terbaru 2024

Whats New
'Groundbreaking' Kelima di IKN Dilaksanakan Pekan Ini, Ada Kantor Bank Mandiri dan BRI

"Groundbreaking" Kelima di IKN Dilaksanakan Pekan Ini, Ada Kantor Bank Mandiri dan BRI

Whats New
Soal PKL Wajib Sertifikat Halal, Asosiasi UMKM: Mereka Belum Siap, Sosialisasi Juga Kurang

Soal PKL Wajib Sertifikat Halal, Asosiasi UMKM: Mereka Belum Siap, Sosialisasi Juga Kurang

Whats New
Toffin App dari Toffin Indonesia Bantu Bisnis F&B Jadi Mudah

Toffin App dari Toffin Indonesia Bantu Bisnis F&B Jadi Mudah

Whats New
Pekan Ini Kemendag Akan Panggil Tokopedia Pastikan Taat Aturan Permendag PPMSE

Pekan Ini Kemendag Akan Panggil Tokopedia Pastikan Taat Aturan Permendag PPMSE

Whats New
Staf Ahli Sri Mulyani Sebut Porsi Aset Keuangan Syariah RI Masih 10,81 Persen

Staf Ahli Sri Mulyani Sebut Porsi Aset Keuangan Syariah RI Masih 10,81 Persen

Whats New
Pengumuman Hasil Seleksi Petugas Haji 2024 Diundur

Pengumuman Hasil Seleksi Petugas Haji 2024 Diundur

Whats New
Blibli Perkuat Upaya Pengelolaan Sampah

Blibli Perkuat Upaya Pengelolaan Sampah

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com