Faisal Basri: Hilirisasi Untungkan Industri China, Sadar Enggak Sih Kita?

Kompas.com - 30/07/2020, 13:02 WIB
Ekonom Senior Indef Faisal Basri KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIEkonom Senior Indef Faisal Basri

Dia pun lantas mengkritisi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan yang dinilainya memiliki porsi besar dalam menentukan kebijakan hilirisasi pertambangan di Indonesia, seolah melebihi Menteri ESDM Arifin Tasrif.

"Pak Luhut ngomongnya hilirisasi, hilirisasi. Wajib, wajib, wajib. Nanti yang untung siapa? Indonesia enggak dapat apa-apa. Saya enggak tahu sekarang menteri pertambangannya (ESDM) Pak Luhut atau Pak Tasrif. Karena yang lebih sering saya dengar adalah Pak Luhut," kata Faisal.

Terkait dengan industrialisasi, dia pun berpandangan bahwa kebijakan hilirisasi tambang malah bertolak belakang dengan kondisi industri manufaktur di Indonesia yang terus terperosok. Menurut dia, Indonesia pun tidak menjadi bagian dari rantai suplai global yang berbasis peningkatan nilai tambah.

Baca juga: Inalum Jajaki Kerja Sama dengan Produsen Material Baterai Terbesar Dunia

Faisal Basri pun menyoroti kepercayaan diri Luhut Binsar yang sangat yakin Indonesia bisa menjadi pabrik baterai terbesar di dunia, khususnya dalam industri mobil listrik.

Pasalnya, industri baterai akan tumbuh di tempat yang sudah banyak menggunakan baterai atau mobil listrik. Faisal Basri tak yakin Indonesia benar-benar akan menjadi produsen baterai terbesar di Indonesia.

"Nah, Pak Luhut mimpi. Mau bikin industri baterai terbesar di dunia ya hampir mustahil. Jadi produsen baterai terbesar di dunia? Omong kosong. Negara dapat apa? Enggak dapat apa-apa, kecuali heboh-hebohnya," ucap Faisal. (Ridwan Nanda Mulyana)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Faisal Basri: Jadi produsen baterai terbesar di dunia? Pak Luhut mimpi

Halaman:


Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.