Boeing Rugi Rp 35 Triliun dalam Tiga Bulan

Kompas.com - 30/07/2020, 16:09 WIB
Fasilitas perakitan Boeing 787 Dreamliner di South Carlonia, AS. Boeing ImagesFasilitas perakitan Boeing 787 Dreamliner di South Carlonia, AS.

NEW YORK, KOMPAS.com - Pabrikan pesawat asal AS Boeng melaporkan kerugian sebesar 2,4 miliar dollar AS atau setara sekira Rp 35 triliun (kurs Rp 14.621 per dollar AS) pada kuartal II 2020.

Dikutip dari CNN, Kamis (30/7/2020), kerugian ini mengisyaratkan masalah yang dialami Boeing lantaran terus bergumul dengan permasalahan terkait pesawat seri 737 MAX dan pandemi virus corona (Covid-19).

Dalam catatan kepada para pegawai, CEO Boeing Dave Calhoun menyatakan, berlarutnya dampak virus corona akan mewajibkan Boeing melakukan asesmen terkait jumlah tenaga kerja.

Baca juga: Dampak Covid-19, British Airways Pensiunkan Seluruh Pesawat Boeing 747

Ini adalah sinyal bahwa Boeing akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) lebih dari 10 persen atau 16.000 orang, angka yang sebelumnya diumumkan.

Investor sendiri tidak terkejut dengan pengumumkan kinerja keuangan Boeing. Sebab, mereka sudah tahu pada bulan lalu Boeing hanya mengirimkan 10 pesawat.

Calhoun pun menuturkan, Boeing berencana melanjutkan pengurangan produksi seluruh pesawat jet komersialnya. Bahkan, ada potensi lini perakitan pesawat Boeing 787 Dreamliner akan ditutup.

"Kami juga harus mengevaluasi cara paling efisien untuk memproduksi (pesawat) 787, termasuk mempelajari kemungkinan konsolidasi produksi di satu lokasi," imbuh Calhoun.

Baca juga: Boeing PHK 6.000 Karyawan, CEO: Saya Berharap Ada Cara Lain...

Boeing memproduksi pesawat seri 787 Dreamliner di pabriknya di Charleston dan dekat Seattle. Boeing menyatakan hanya akan memproduksi 6 unit pesawat tersebut per bulan pada tahun depan, lebih rendah dari angka saat ini yakni 10 unit.

Boeing juga berencana menurunkan produksi pesawat Boeing 777 per bulannya menjadi hanya dua unit dari sebelumnya 5 unit per bulan.

Pada awal Juli 2020, Boeing menyatakan hanya sanggup mengirimkan 20 unit pesawat komersial. Ini adalah angka terendah pengiriman pesawat komersial Boeing dalam satu kuartal sejak 1977.

Sepanjang Juli 2020, Boeing harus menghadapi pembatalan pesanan 60 unit pesawat. Pada Maret 2020, pesanan pesawat yang dibatalkan mencapai 150 unit, April 2020 mencapai 108 unit, dan 126 unit pada Mei 2020.

Konsumen utama Boeing, yakni maskapai penerbangan di seluruh dunia, terpukul akibat pandemi virus corona. Anjloknya permintaan transportasi udara membuat ribuan pesawat diparkir di seluruh dunia dan maskapai pun berdarah-darah.

Halaman:


Sumber CNN
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Akhir Tahun Ini, 2 Ruas Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta II Dapat Dilintasi

Akhir Tahun Ini, 2 Ruas Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta II Dapat Dilintasi

Whats New
Mendag: Buah Naga dari Indonesia Bisa Bersaing dengan Vietnam

Mendag: Buah Naga dari Indonesia Bisa Bersaing dengan Vietnam

Whats New
Erick Thohir: Keputusan Indonesia Tidak Lockdown Itu Tepat

Erick Thohir: Keputusan Indonesia Tidak Lockdown Itu Tepat

Whats New
Erick Thohir: Bantuan Rp 2,4 Juta Per UMKM Disalurkan dalam 1-2 Minggu ke Depan

Erick Thohir: Bantuan Rp 2,4 Juta Per UMKM Disalurkan dalam 1-2 Minggu ke Depan

Whats New
BTN Telah Salurkan Kredit Rp 4,9 Triliun dari Dana PEN

BTN Telah Salurkan Kredit Rp 4,9 Triliun dari Dana PEN

Whats New
Mentan: Ada Pebisnis Milenial yang Beromzet Rp 400 Juta per Bulan dari Jualan Bunga

Mentan: Ada Pebisnis Milenial yang Beromzet Rp 400 Juta per Bulan dari Jualan Bunga

Smartpreneur
AP I Beberkan Progres Pembangunan Sejumlah Bandara yang Tengah Dibangun

AP I Beberkan Progres Pembangunan Sejumlah Bandara yang Tengah Dibangun

Whats New
Dua Hari Dibuka, Pendaftar Kartu Prakerja Gelombang 4 Lampaui 800.000

Dua Hari Dibuka, Pendaftar Kartu Prakerja Gelombang 4 Lampaui 800.000

Whats New
Ini Syarat Karyawan Swasta Dapat Subidi Gaji Rp 600.000

Ini Syarat Karyawan Swasta Dapat Subidi Gaji Rp 600.000

Whats New
BI: Fitch Pertahankan Peringkat 'BBB' Indonesia karena Kebijakan yang Kredibel

BI: Fitch Pertahankan Peringkat "BBB" Indonesia karena Kebijakan yang Kredibel

Whats New
120.000 Jumlah Merchant Bergabung ke Ekosistem Gojek selama Masa Pandemi

120.000 Jumlah Merchant Bergabung ke Ekosistem Gojek selama Masa Pandemi

Whats New
Tekan Impor, Pemerintah Luncurkan Gelar Buah Nusantara

Tekan Impor, Pemerintah Luncurkan Gelar Buah Nusantara

Whats New
Pekan Pertama Agustus, Bank Mandiri Salurkan Kredit PEN Rp 5,6 Triliun

Pekan Pertama Agustus, Bank Mandiri Salurkan Kredit PEN Rp 5,6 Triliun

Rilis
Tak Semua Karyawan Swasta Dapat Subsidi Gaji, Ini Kata Sri Mulyani

Tak Semua Karyawan Swasta Dapat Subsidi Gaji, Ini Kata Sri Mulyani

Whats New
Kebijakan Fiskal Jadi Harapan Selamatkan Ekonomi RI dari Jurang Resesi

Kebijakan Fiskal Jadi Harapan Selamatkan Ekonomi RI dari Jurang Resesi

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X