Bank Danamon Bukukan Laba Bersih Rp 845 Miliar di Semester I 2020

Kompas.com - 31/07/2020, 12:51 WIB
Gedung Menara Bank Danamon, Jakarta. Dok. Bank DanamonGedung Menara Bank Danamon, Jakarta.

 

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Danamon Indonesia Tbk melaporkan  laba bersih setelah pajak (NPAT) sebesar Rp 845 miliar pada periode Januari hingga Juni 2020.

Adapun pertumbuhan pendapatan operasional pada semester I tahun 2020 sebesar 6 persen secara tahunan atau year on year (yoy) dan laba operasional sebelum provisi sebesar 15 persen (yoy). 

Direktur Utama Bank Danamon Yasushi Itagaki mengatakan, laba bersih perseroan ditopang pertumbuhan sebesar 16 persen pada kredit di segmen enterprise banking dan pertumbuhan 18 persen pada fee based income, jika dibandingkan di tahun sebelumnya.

Baca juga: Bank Danamon Bagikan Ribuan APD ke Petugas Medis

Sementara itu, rasio biaya terhadap pendapatan (cost to income ratio) berada pada 46 persen, angka membaik sebesar 4,4 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Selain itu, pada semester I 2020, Bank Danamon memperkuat pendanaan yang ditunjukkan oleh pertumbuhan sebesar 14 persen dibandingkan tahun sebelumnya pada Giro dan Tabungan (Current Account and Savings Account/CASA) menjadi Rp 62,1 triliun.

Dengan demikian, rasio CASA meningkat menjadi 53,2 persen dari 46,4 persen pada periode yang sama tahun lalu.

“Selama masa pandemi Covid-19 ini, prioritas kami adalah memastikan nasabah dapat terus menikmati layanan kami dan tetap menerapkan protokol kesehatan dan langkah-langkah pencegahan lainnya," ujar Itagaki dalam keterangan tertulis, Jumat (31/7/2020).

"Di tengah kondisi yang menantang ini, kami telah memperkokoh pondasi dengan likuiditas yang stabil dan komposisi pendanaan yang lebih sehat, diperkuat oleh tingkat permodalan yang tinggi dan mampu membawa kami menjadi bank BUKU 4 serta mempersiapkan kami dalam menghadapi tantangan ekonomi," imbuhnya. 

Baca juga: Kuartal I 2020, Bank Danamon Bukukan Laba Bersih Rp 1,25 Triliun

Sepanjang semester I 2020, kredit di segmen enterprise banking yang terdiri dari segmen Perbankan Korporasi, Perbankan Komersial dan Institusi Keuangan atau EB & FI naik sebesar 16 persen menjadi Rp 51,2 triliun. 

Untuk segmen kredit Usaha Kecil Menengah (UKM) dan kredit consumer mortgage masing-masing berada pada Rp 27,3 triliun dan Rp 8,7 triliun pada akhir Juni 2020.

Sementara untuk pembiayaan kendaraan bermotor, Adira Finance mencatat pembiayaan total sebesar Rp 50,4 triliun pada semester pertama tahun ini, di tengah perlambatan pada industri otomotif.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X