KILAS

Soal Hama Tikus di Jombang, Mentan SYL Minta Petani Lakukan Penanganan Cepat

Kompas.com - 31/07/2020, 16:59 WIB
Ilustrasi sawah Dok. Humas KementanIlustrasi sawah


KOMPAS.com - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) meminta petani harus bergerak cepat dan tidak membiarkan kondisi serangan hama tikus pada tanaman padi di Kabupaten Jombang, Jawa Timur meluas dan berlarut-larut.

Sebagai informasi, akibat serangan hama tersebut, petani di Jombang terancam gagal panen dan membuat biaya operasionalnya membengkak.

“Kami sangat prihatin dengan kondisi di Jombang. Oleh karenanya petani yang lahannya terserang hama tikus harus segera mengurus asuransi,” tutur SYL, Kamis (30/07/2020).

Sedangkan bagi petani yang sudah mengikuti asuransi, SYL meminta harus segera klaim agar bisa kembali siap menanam.

Baca juga: Bukti Nyata Asuransi Petani, 6 Poktan di Bone Gagal Panen dapat Ganti Rugi

"Bagi petani yang lain, kami imbau mengikuti asuransi untuk meminimalisir kerugian," imbuh SYL seperti dalam keterangan tertulisnya.

Sementara itu, Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), Sarwo Edhy mengimbau petani untuk berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait agar mengambil langkah mengendalikan hama tikus.

“Hal ini harus dikoordinasikan terlebih dahulu ke pihak terkait agar hama tikus bisa dikendalikan terlebih dahulu dan petani bisa kembali tanam,” tutur Sarwo Edhy.

Selanjutnya, menurut dia, langkah kedua yang bisa ditempuh adalah mengasuransikan lahan pertanian sebaga antisipasi agar petani tidak mengalami kerugian saat ada ancaman di lahan pertanian.

Baca juga: Kementan Apresiasi Distanbun Jateng Tanggung Asuransi Petani Miskin

Adapun ancaman yang dimaksud Edhy yakni hama wereng coklat, atau dampak dari cuaca ekstrim seperti kekeringan atau banjir akibat curah hujan yang tinggi, atau bisa juga akibat longsor atau banjir akibat tanggul sungai yang jebol.

Menurut Sarwo Edhy, hal tersebut bisa di-cover oleh asuransi sehingga petani bisa beraktivitas dengan tenang.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Akhir Tahun Ini, 2 Ruas Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta II Dapat Dilintasi

Akhir Tahun Ini, 2 Ruas Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta II Dapat Dilintasi

Whats New
Mendag: Buah Naga dari Indonesia Bisa Bersaing dengan Vietnam

Mendag: Buah Naga dari Indonesia Bisa Bersaing dengan Vietnam

Whats New
Erick Thohir: Keputusan Indonesia Tidak Lockdown Itu Tepat

Erick Thohir: Keputusan Indonesia Tidak Lockdown Itu Tepat

Whats New
Erick Thohir: Bantuan Rp 2,4 Juta Per UMKM Disalurkan dalam 1-2 Minggu ke Depan

Erick Thohir: Bantuan Rp 2,4 Juta Per UMKM Disalurkan dalam 1-2 Minggu ke Depan

Whats New
BTN Telah Salurkan Kredit Rp 4,9 Triliun dari Dana PEN

BTN Telah Salurkan Kredit Rp 4,9 Triliun dari Dana PEN

Whats New
Mentan: Ada Pebisnis Milenial yang Beromzet Rp 400 Juta per Bulan dari Jualan Bunga

Mentan: Ada Pebisnis Milenial yang Beromzet Rp 400 Juta per Bulan dari Jualan Bunga

Smartpreneur
AP I Beberkan Progres Pembangunan Sejumlah Bandara yang Tengah Dibangun

AP I Beberkan Progres Pembangunan Sejumlah Bandara yang Tengah Dibangun

Whats New
Dua Hari Dibuka, Pendaftar Kartu Prakerja Gelombang 4 Lampaui 800.000

Dua Hari Dibuka, Pendaftar Kartu Prakerja Gelombang 4 Lampaui 800.000

Whats New
Ini Syarat Karyawan Swasta Dapat Subidi Gaji Rp 600.000

Ini Syarat Karyawan Swasta Dapat Subidi Gaji Rp 600.000

Whats New
BI: Fitch Pertahankan Peringkat 'BBB' Indonesia karena Kebijakan yang Kredibel

BI: Fitch Pertahankan Peringkat "BBB" Indonesia karena Kebijakan yang Kredibel

Whats New
120.000 Jumlah Merchant Bergabung ke Ekosistem Gojek selama Masa Pandemi

120.000 Jumlah Merchant Bergabung ke Ekosistem Gojek selama Masa Pandemi

Whats New
Tekan Impor, Pemerintah Luncurkan Gelar Buah Nusantara

Tekan Impor, Pemerintah Luncurkan Gelar Buah Nusantara

Whats New
Pekan Pertama Agustus, Bank Mandiri Salurkan Kredit PEN Rp 5,6 Triliun

Pekan Pertama Agustus, Bank Mandiri Salurkan Kredit PEN Rp 5,6 Triliun

Rilis
Tak Semua Karyawan Swasta Dapat Subsidi Gaji, Ini Kata Sri Mulyani

Tak Semua Karyawan Swasta Dapat Subsidi Gaji, Ini Kata Sri Mulyani

Whats New
Kebijakan Fiskal Jadi Harapan Selamatkan Ekonomi RI dari Jurang Resesi

Kebijakan Fiskal Jadi Harapan Selamatkan Ekonomi RI dari Jurang Resesi

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X