Kompas.com - 02/08/2020, 11:10 WIB
Komisioner Ombudsman Laode Ida (kiri) dan Ketua Ombudsman Amzulian Rifai (kanan) di Gedung Ombudsman, Jakarta, Kamis (20/12/2018). DYLAN APRIALDO RACHMAN/KOMPAS.comKomisioner Ombudsman Laode Ida (kiri) dan Ketua Ombudsman Amzulian Rifai (kanan) di Gedung Ombudsman, Jakarta, Kamis (20/12/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ombudsman Republik Indonesia (ORI) membuka lowongan seleksi anggota Ombudsman RI untuk periode jabatan 2021-2026, termasuk di dalamnya untuk satu orang untuk terpilih sebagai Ketua Ombudsman.

Ombudsman adalah lembaga negara yang berwenang melakukan pengawasan penyelenggaraan pelayanan publik di seluruh Indonesia. Pelayanan yang diawasi Ombudsman meliputi pelayanan instansi pemerintah, BUMN, BUMD, dan perusahaan swasta yang mengelola layanan publik.

Untuk pendaftarannya bisa dilakukan lewat tiga jalur. Pertama lewat website administrasi panitia seleksi elektronik (APEL) paling lambat pada tanggal 18 Agustus 2020.

Kedua pendaftaran bisa dilakukan dengan mengirimkan berkas via pos ke alamat Kementerian Sekretariat Negara Gedung I lantai 2, Jalan Veteran Nomor 18, Jakarta Pusat. Dokumen paling lambat diterima 28 Agustus 2020.

Baca juga: Australia Siapkan UU yang Wajibkan Facebook dan Google Bayar Konten Berita dari Media

Ketiga pendaftaran melalui email yang berkas lamarannya dikirimkan ke alamat email panselori2020@setneg.go.id paling lambat 18 Agustus 2020.

Untuk pendaftaran dalam seleksi calon anggota Ombudsman, pendaftar bisa mengajukan surat lamaran langsung yang ditujukan ke Panitia Seleksi Pemilihan Calon Anggota Ombudsman RI.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain surat lamaran, pendaftar juga wajib melampirkan berkas yang terdiri dari:

  1. Daftar riwayat hidup
  2. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  3. Fotokopi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  4. Pasfoto terbaru 3 lembar ukuran 4x6 dengan latar belakang berwarna merah
  5. Fotokopi ijazah yang telah dilegalisir oleh pejabat yang berwenang
  6. Surat keterangan sehat dari dokter di rumah sakit
  7. Surat keterangan catatan kepolisian (asli dan masih berlaku)
  8. Surat pernyataan berpengalaman sekurang-kurangnya 15 tahun dalam bidang hukum atau pemerintahan yang menyangkut penyelenggaraan pelayanan publik, bermaterai Rp 6.000
  9. Surat pernyataan kesediaan untuk tidak merangkap menjadi pejabat negara atau penyelenggara negara menurut peraturan perundang-undangan, pengusaha, pengurus, atau karyawan BUMN atau BUMD, pegawai negeri, pengurus parpol, atau profesi lainnya seperti dokter, akuntan, advokat, notaris, dan Pejabat Pembuatan Akta Tanah, bermaterai Rp 6.000
  10. Surat pernyataan bersedia melaporkan harta kekayaan apabila terpilih dan diangkat menjadi anggota Ombudsman RI periode 2021-2026, bermaterai Rp 6.000.

Baca juga: Punya Harta Rp 6,8 Miliar, Berapa Gaji Jaksa Pinangki yang Terlibat Kasus Djoko Tjandra?

Untuk format daftar riwayat hidup dan surat pernyataan bisa diunduh di laman berikut.

Untuk syarat pendaftaran seleksi anggota Ombudsman RI yakni:

  1. Warga negara RI.
  2. Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  3. Sehat jasmani dan rohani.
  4. Sarjana hukum atau sarjana bidang lain yang memiliki keahlian dan pengalaman sekurang-kurangnya 15 tahun dalam bidang hukum atau pemerintahan yang menyangkut penyelenggaraan pelayanan publik.
  5. Berusia paling rendah 40 tahun dan paling tinggi 60 tahun.
  6. Cakap, jujur, memiliki integritas moral tinggi, dan memiliki reputasi yang baik.
  7. Memiliki pengetahuan tentang Ombudsman.
  8. Tidak pernah dijatuhi pidana berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 5 tahun atau lebih.
  9. Tidak pernah melakukan perbuatan tercela.
  10. Tidak menjadi pengurus partai politik.

Sementara pengumuman administrasi akan dirilis pada 1 September 2020 di laman resmi www.setneg.go.id.

Informasi lengkap pendaftaran calon anggota Ombudsman RI bisa dilihat di laman resmi Ombudsman RI.

Baca juga: Drama Owner Jouska, Ganti Nama di KTP Sebelum Gaet Ribuan Klien

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Stafsus Erick Thohir Sindir Ahok: Komut Merasa Dirut Janganlah Itu, Harus Tahu Batasan

Stafsus Erick Thohir Sindir Ahok: Komut Merasa Dirut Janganlah Itu, Harus Tahu Batasan

Whats New
Menko Airlangga: UU Cipta Kerja Sudah Rekrut 912.402 Tenaga Kerja Baru

Menko Airlangga: UU Cipta Kerja Sudah Rekrut 912.402 Tenaga Kerja Baru

Whats New
Luhut: Selama Beberapa Dekade, Indonesia Berpuas Diri dengan SDA yang Melimpah...

Luhut: Selama Beberapa Dekade, Indonesia Berpuas Diri dengan SDA yang Melimpah...

Whats New
UU Cipta Kerja Inkonstitusional, Airlangga: Kemudahan Berusaha UMKM Tetap Berlaku

UU Cipta Kerja Inkonstitusional, Airlangga: Kemudahan Berusaha UMKM Tetap Berlaku

Whats New
Rupiah dan IHSG Kompak Menguat di Sesi I Perdagangan

Rupiah dan IHSG Kompak Menguat di Sesi I Perdagangan

Whats New
Peluang Bisnis Makanan Diprediksi Tumbuh, Bogasari Dorong Anak Muda Jadi Foodpreneur

Peluang Bisnis Makanan Diprediksi Tumbuh, Bogasari Dorong Anak Muda Jadi Foodpreneur

Whats New
Pemerintah Bangun Kawasan Budidaya Jagung Seluas 1.200 Hektar

Pemerintah Bangun Kawasan Budidaya Jagung Seluas 1.200 Hektar

Whats New
Biaya Dana BRI Sentuh 2,14 Persen, Terendah Sepanjang Sejarah

Biaya Dana BRI Sentuh 2,14 Persen, Terendah Sepanjang Sejarah

Whats New
Revisi UU Cipta Kerja, Bagaimana Dampaknya Terhadap Pasar Modal?

Revisi UU Cipta Kerja, Bagaimana Dampaknya Terhadap Pasar Modal?

Earn Smart
Cara Mengurus SLO Listrik, Daftar SLO Online di slodjk.esdm.go.id

Cara Mengurus SLO Listrik, Daftar SLO Online di slodjk.esdm.go.id

Whats New
Jangan Pinggirkan Sektor Perikanan di Danau Toba

Jangan Pinggirkan Sektor Perikanan di Danau Toba

Whats New
Mau Jadi Investor Fintech? Simak Untung Ruginya

Mau Jadi Investor Fintech? Simak Untung Ruginya

Earn Smart
SKK Migas: Transisi Energi Harus Didukung 'Roadmap' yang Jelas

SKK Migas: Transisi Energi Harus Didukung "Roadmap" yang Jelas

Whats New
Menteri ESDM: 5 Tahun Terakhir, Investasi Energi Baru Terbarukan Global Naik 8 Kali Lipat

Menteri ESDM: 5 Tahun Terakhir, Investasi Energi Baru Terbarukan Global Naik 8 Kali Lipat

Whats New
Hadapi Omicron Tak Lockdown, Luhut: Tidak Menyelesaikan Masalah

Hadapi Omicron Tak Lockdown, Luhut: Tidak Menyelesaikan Masalah

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.