Mulai Besok, Operasional MRT Jakarta Sampai Pukul 22.00 WIB

Kompas.com - 02/08/2020, 19:03 WIB
Ilustrasi : Penumpang duduk di kereta MRT tujuan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Rabu (27/5/2020). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGIlustrasi : Penumpang duduk di kereta MRT tujuan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Rabu (27/5/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - MRT Jakarta kembali mengubah jadwal operasional MRT mulai besok, Senin (3/8/2020). Hal ini sehubungan dengan perpanjangan kembali kebijakan pemerintah atas pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Direktur Operasional dan Pemeliharaan PT MRT Jakarta, Muhammad Effendi mengatakan, perubahan jadwal dilakukan sebagai bentuk dukungan kepada kebijakan pemerintah Provinsi DKI Jakarta seiring diterapkannya kembali ganjil genap.

Untuk itu, layanan operasional MRT Jakarta bakal diperpanjang hingga pukul 22.00 WIB pada hari biasa.

Baca juga: Fase III MRT Jakarta Dibangun Mulai Tahun 2021

"Kami juga tetap pastikan seluruh protokol kesehatan diterapkan dengan baik, sehingga MRT Jakarta dapat menjadi alternatif pilihan masyarakat dalam bermobilisasi, dan pengguna merasa aman dan nyaman," katanya dalam keterangan resmi, Minggu (2/8/2020).

Dengan begitu, jadwal operasional MRT pada hari kerja dimulai pukul 05.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB. Sementara akhir pekan akan beroperasi mulai pukul 06.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB.

Jarak antar kereta pada hari kerja adalah tiap 5 menit untuk jam sibuk, di pukul 07.00 WIB hingga 09.00 WIB, dan pukul 17.00 WIB hingga pukul 19.00 WIB. Sementara jarak antar kereta tiap jam non sibuk adalah 10 menit.

Sedangkan jarak antar kereta akhir pekan adalah tiap 20 menit.

Penumpang pun akan dibatasi. Penumpang per kereta (gerbong) hanya boleh 62-67 orang atau sekitar 390 orang per rangkaian kereta.

"MRT telah menerapkan protokol kesehatan yang selama ini telah dilaksanakan, seperti pemeriksaan suhu tubuh, mewajibkan pemakaian masker bagi pengguna MRT Jakarta, dan selalu mengedukasi pengguna untuk selalu menjaga jarak, rajin mencuci tangan, tidak berbicara selama di kereta ataupun peron," pungkasnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peserta Kartu Prakerja Gelombang 9 Belum Beli Pelatihan, Kepesertaan Bisa Dicabut

Peserta Kartu Prakerja Gelombang 9 Belum Beli Pelatihan, Kepesertaan Bisa Dicabut

Whats New
Sistem Pensiun Indonesia Grade C, Sama dengan Korsel dan Spanyol

Sistem Pensiun Indonesia Grade C, Sama dengan Korsel dan Spanyol

Whats New
Ada Gadai Efek, Pinjaman ke Pegadaian Bisa hingga Rp 20 Miliar

Ada Gadai Efek, Pinjaman ke Pegadaian Bisa hingga Rp 20 Miliar

Earn Smart
Ini Rencana Kemenhub Bantu Distribusi Logistik Kawasan Lumbung Pangan Nasional

Ini Rencana Kemenhub Bantu Distribusi Logistik Kawasan Lumbung Pangan Nasional

Whats New
Indika Energy Terbitkan Surat Utang Rp 6,61 Triliun, Buat Apa?

Indika Energy Terbitkan Surat Utang Rp 6,61 Triliun, Buat Apa?

Whats New
Wamen BUMN Ungkap “Penyakit” Lama yang Menggerogoti Garuda Indonesia

Wamen BUMN Ungkap “Penyakit” Lama yang Menggerogoti Garuda Indonesia

Whats New
Jadi Holding BUMN Asuransi, IFG Kelola Aset Rp 72,5 Triliun

Jadi Holding BUMN Asuransi, IFG Kelola Aset Rp 72,5 Triliun

Whats New
BI-OJK Sepakati Aturan Terkait Pinjaman Likuiditas untuk Perbankan

BI-OJK Sepakati Aturan Terkait Pinjaman Likuiditas untuk Perbankan

Whats New
Dapat SMS Penerima BLT UMKM? Ini Kata Kemenkop UKM

Dapat SMS Penerima BLT UMKM? Ini Kata Kemenkop UKM

Whats New
Wapres Minta RI Bukan Lagi Konsumen, Tapi Produsen Produk Halal

Wapres Minta RI Bukan Lagi Konsumen, Tapi Produsen Produk Halal

Whats New
Resign di Tengah Pandemi, Wim Jadi 'Tukang Sayur' Beromzet Puluhan Juta Rupiah

Resign di Tengah Pandemi, Wim Jadi "Tukang Sayur" Beromzet Puluhan Juta Rupiah

Smartpreneur
Menkop Teten: Biaya Jadi Tantangan UMKM Mengakses Sertifikasi Halal

Menkop Teten: Biaya Jadi Tantangan UMKM Mengakses Sertifikasi Halal

Whats New
Penuhi Kebutuhan Layanan Digital, Telkom Group Modernisasi Infrastruktur

Penuhi Kebutuhan Layanan Digital, Telkom Group Modernisasi Infrastruktur

Whats New
Emiten Ini Pasok Cangkang Sawit ke Jepang untuk Pembangkit Listrik

Emiten Ini Pasok Cangkang Sawit ke Jepang untuk Pembangkit Listrik

Whats New
Saat Sri Mulyani Pamer Pujian Lembaga Internasional soal UU Cipta Kerja

Saat Sri Mulyani Pamer Pujian Lembaga Internasional soal UU Cipta Kerja

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X