Terjadi Deflasi 0,10 Persen pada Juli 2020, Ini Penyebabnya

Kompas.com - 03/08/2020, 11:54 WIB
Kepala BPS Suhariyanto saat memaparkan pertumbuhan ekonomi sepanjang 2019 di Gedung BPS, Jakarta, Rabu (5/2/2020). KOMPAS.com/FIKA NURUL ULYAKepala BPS Suhariyanto saat memaparkan pertumbuhan ekonomi sepanjang 2019 di Gedung BPS, Jakarta, Rabu (5/2/2020).
|

Dua kelompok pengeluaran lainnya yang mengalami deflasi adalah kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,01 persen, serta kelompok transporasi sebesar 0,17 persen dengan andil 0,02 persen.

Di kelompok transportasi, komoditas yang dominan memberi andil deflasi adalah turunnya tarif angkutan udara, dengan andil 0,05 persen. Namun di sisi lain, komoditas transportasi yang memiliki andil terhadap inflasi adalah tarif angkutan antar kota dan tarif kendaraan roda empat online masing-masing 0,01 persen.

Baca juga: Rincian Terbaru Harga Emas Batangan Antam dan UBS di Pegadaian

Selanjutnya, kelompok pengeluaran penyumbang inflasi yang perlu diperhatikan adalah pendidikan. Kelompok pendidikan mengalami inflasi 0,16 persen dan memberikan andil 0,01 persen karena adanya kenaikan uang masuk Sekolah Dasar (SD) Swasta.

"Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mengalami inflasi paling tinggi 0,93 persen, andil 0,06 persen. Komoditas dominan adalah kenaikan harga emas perhiasan dengan andil 0,05 persen. Kenaikan harga emas terjadi di 80 kota IHK," kata pria yang akrab disapa Kecuk itu.

Baca juga: Lelang Mobil Pekan Ini, Ada Jeep Wrangler dan Alphard

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X