Terjadi Deflasi 0,10 Persen pada Juli 2020, Ini Penyebabnya

Kompas.com - 03/08/2020, 11:54 WIB
Kepala BPS Suhariyanto saat memaparkan pertumbuhan ekonomi sepanjang 2019 di Gedung BPS, Jakarta, Rabu (5/2/2020). KOMPAS.com/FIKA NURUL ULYAKepala BPS Suhariyanto saat memaparkan pertumbuhan ekonomi sepanjang 2019 di Gedung BPS, Jakarta, Rabu (5/2/2020).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat terjadi deflasi pada Juli 2020 sebesar 0,10 persen. Tingkat deflasi pada Juli ini membuat inflasi selama Januari hingga Juli (year to date/ytd) sebesar 0,98 persen dan 1,54 persen secara tahunan.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, dari 90 kota IHK, 61 kota terjadi deflasi dan 29 kota mengalami inflasi. Deflasi tertinggi berada di Manokwari sebesar 1,09 persen dipengaruhi karena komoditas bahan pangan, seperti bawang merah dan bawang putih.

Sementara itu inflasi tertinggi terjadi di Timika sebesar 1,45 persen. Komoditas penyumbang inflasi adalah kenaikan angkuta udara. Sedangkan inflasi terendah terjadi di 2 kota, yakni Banyuwangi dan Jember masing-masing 0,01 persen.

Baca juga: Lelang Rumah 2 Lantai Rp 550 Juta di Jakarta Timur, Tertarik?

"Pada Juli 2020 terjadi deflasi 0,10 persen. Angka inflasi ini masih jauh di bawah posisi inflasi Juni 2019 sebesar 0,31 persen. Perkembangannya secara tahunan, pergerakan inflasi di Indonesia menurun, dari Juni 1,96 persen menjadi Juli 1,54 persen," kata Suhariyanto dalam konferensi video, Senin (3/8/2020).

Suhariyanto menyebut, ada 3 kelompok pengeluaran yang menyumbang deflasi. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau terjadi deflasi 0,73 persen sehingga memberikan andil sebesar 0,19 persen kepada deflasi Juli 2020.

Komoditas yang mengalami penurunan harga, yaitu bawang merah menyumbang deflasi sebesar 0,11 persen, daging ayam ras memberikan andil sebesar 0,04 persen, bawang putih 0,03 persen, serta beras cabai rawit, dan gula pasir masing-masing 0,01 persen.

"Sementara komoditas yang dominan memberi andil kepada inflasi, antara lain telur ayam ras yang harganya agak naik di bulan Juli, sehingga andilnya 0,04 persen, dan rokok putih memberi andil 0,01 persen," kata Suhariyanto.

Baca juga: Sri Mulyani: Sebagian Harta Kita adalah Hak Orang Lain

Dua kelompok pengeluaran lainnya yang mengalami deflasi adalah kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,01 persen, serta kelompok transporasi sebesar 0,17 persen dengan andil 0,02 persen.

Di kelompok transportasi, komoditas yang dominan memberi andil deflasi adalah turunnya tarif angkutan udara, dengan andil 0,05 persen. Namun di sisi lain, komoditas transportasi yang memiliki andil terhadap inflasi adalah tarif angkutan antar kota dan tarif kendaraan roda empat online masing-masing 0,01 persen.

Baca juga: Rincian Terbaru Harga Emas Batangan Antam dan UBS di Pegadaian

Selanjutnya, kelompok pengeluaran penyumbang inflasi yang perlu diperhatikan adalah pendidikan. Kelompok pendidikan mengalami inflasi 0,16 persen dan memberikan andil 0,01 persen karena adanya kenaikan uang masuk Sekolah Dasar (SD) Swasta.

"Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mengalami inflasi paling tinggi 0,93 persen, andil 0,06 persen. Komoditas dominan adalah kenaikan harga emas perhiasan dengan andil 0,05 persen. Kenaikan harga emas terjadi di 80 kota IHK," kata pria yang akrab disapa Kecuk itu.

Baca juga: Lelang Mobil Pekan Ini, Ada Jeep Wrangler dan Alphard



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BPK Tanggapi Pernyataan Benny Tjokro dalam Persidangan Kasus Jiwasraya

BPK Tanggapi Pernyataan Benny Tjokro dalam Persidangan Kasus Jiwasraya

Whats New
DPR Sebut Kenaikan Cukai Bisa Tingkatkan Peredaran Rokok Ilegal

DPR Sebut Kenaikan Cukai Bisa Tingkatkan Peredaran Rokok Ilegal

Whats New
Mendag: Industri Halal Topang Kinerja Neraca Dagang Indonesia

Mendag: Industri Halal Topang Kinerja Neraca Dagang Indonesia

Whats New
Satgas PEN: Bergerak Bersama, Jangan Buang Waktu Pertentangkan Covid-19

Satgas PEN: Bergerak Bersama, Jangan Buang Waktu Pertentangkan Covid-19

Whats New
Perusahaan Asuransi Ini Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia

Perusahaan Asuransi Ini Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia

Work Smart
Terkait UU Cipta Kerja, Ketua SPSI Gresik Minta Pemerintah Lebih Terbuka

Terkait UU Cipta Kerja, Ketua SPSI Gresik Minta Pemerintah Lebih Terbuka

Whats New
Menperin Dorong Pembentukan Kawasan Industri Halal

Menperin Dorong Pembentukan Kawasan Industri Halal

Whats New
Mau Sukses Cari Pekerjaan Baru? Siapkan Dulu 3 Hal Penting Ini

Mau Sukses Cari Pekerjaan Baru? Siapkan Dulu 3 Hal Penting Ini

Work Smart
Menko Airlangga Pastikan Sertifikasi Produk Halal Gratis untuk UMKM

Menko Airlangga Pastikan Sertifikasi Produk Halal Gratis untuk UMKM

Whats New
Ganjar: Ada Daerah Bebas Covid-19 Raih Penghargaan, padahal Tak Pernah Testing...

Ganjar: Ada Daerah Bebas Covid-19 Raih Penghargaan, padahal Tak Pernah Testing...

Whats New
Sri Mulyani Mau Gratiskan Sertifikasi Halal untuk UMKM

Sri Mulyani Mau Gratiskan Sertifikasi Halal untuk UMKM

Whats New
[POPULER DI KOMPASIANA] Setahun Jokowi-Ma'ruf | Hari Santri Nasional | Ulang Tahun ke-12 Kompasiana

[POPULER DI KOMPASIANA] Setahun Jokowi-Ma'ruf | Hari Santri Nasional | Ulang Tahun ke-12 Kompasiana

Rilis
Makanan, Minuman, hingga Farmasi Jadi Sektor Dikembangkan di Kawasan Industri Halal

Makanan, Minuman, hingga Farmasi Jadi Sektor Dikembangkan di Kawasan Industri Halal

Whats New
Cuti Bersama, Semua Kantor Cabang BCA Tidak Beroperasi

Cuti Bersama, Semua Kantor Cabang BCA Tidak Beroperasi

Whats New
Kegiatan RJIT Kementan Dongkrak Produktivitas Persawahan Bandung Barat

Kegiatan RJIT Kementan Dongkrak Produktivitas Persawahan Bandung Barat

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X