Kunjungan Wisman Anjlok 88,82 Persen pada Juni 2020

Kompas.com - 03/08/2020, 13:23 WIB
Ilustrasi wisatawan mancanegara di Indonesia. Dokumentasi Biro Komunikasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi KreatifIlustrasi wisatawan mancanegara di Indonesia.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Juni 2020 sebesar 160.300 orang. Jumlah tersebut masih mengalami penurunan sebesar 2,06 persen dibandingkan bulan sebelumnya (secara bulanan) dan turun 88,82 persen dibandingkan Juni 2019 (secara tahunan).

Kendati demikian, BPS menyebut ada perbaikan kunjungan dari wisatawan mancanegara maupun wisatawan domestik sejak Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dilonggarkan. Hal itu terlihat dari pergerakan wisatawan di beberapa bandara yang mengalami kenaikan secara bulanan.

Di Bandara Soekarno Hatta, jumlah penumpang pesawat naik 130,13 persen secara bulanan dan Bandara Juanda naik 708,33 persen. Namun secara tahunan, jumlah penumpang pesawat masih terkontraksi masing-masing 99,52 persen dan 99,57 persen.

Baca juga: Sri Mulyani: Menghadapi Pandemi Covid-19 Tugas yang Luar Biasa Berat

"Kalau kita lihat pada Juni 2019, wisman yang lewat Bandara Soetta 190.000 orang, sekarang baru 9.100. Tapi sesudah relaksasi (PSBB) masih ada geliat wisman. Menunjukkan bahwa relaksasi PSBB berdampak jumlah wisman berdatangan, tapi posisi masih jauh dari normal," kata Kepala BPS, Suhariyanto dalam konferensi video, Senin (3/8/2020).

Dilihat dari kebangsaan, jumlah wisman yang paling banyak mengunjungi Indonesia berasal dari Timor Leste sebesar 82.500 kunjungan dengan porsi 51,5 persen, kemudian disusul oleh wisman Malaysia sebesar 62.800 orang (39,2 persen).

Perubahan kunjungan wisman secara bulanan dari beberapa negara juga tercatat naik. Kunjungan wisman dari Prancis naik 155,56 persen dibanding Mei 2020, Meksiko naik 66,67 persen, dan Selandia Baru naik 66,67 persen.

Baca juga: Lelang Rumah 2 Lantai Rp 550 Juta di Jakarta Timur, Tertarik?

Berdasarkan tahun kalender, jumlah kunjungan wisman mencapai 3,08 juta orang atau menurun 59,96 persen dibanding Januari-Juli 2019.

"Tapi secara tahunan jumlah wisman dari berbagai negara masih menurun. Kunci pentingnya adalah Covid-19 segera berlalu dan patuh pada protokol kesehatan," papar pria yang akrab disapa Kecuk ini.

Adanya perbaikan kunjungan wisatawan praktis meningkatkan Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel. Secara bulanan, TPK naik 5,25 poin, meski secara tahunan masih turun 32,57 poin.

Baca juga: Minat Kerja di Sektor Pertambangan? Adaro Lagi Buka Banyak Lowongan



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X