Indeks Harga Perdagangan Besar Turun 0,08 Persen

Kompas.com - 03/08/2020, 14:15 WIB
Kepala BPS Suhariyanto di Gedung BPS, Jakarta, Rabu (5/2/2020). KOMPAS.com/FIKA NURUL ULYAKepala BPS Suhariyanto di Gedung BPS, Jakarta, Rabu (5/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pusat Statistik ( BPS) mengumumkan indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) pada Juli 2020 mengalami penurunan sebesar 0,08 persen.

Dengan begitu, IHPB tahun kalender (year to date/ytd) terjadi inflasi 0,68 persen dan secara tahunan (year on year/yoy) menjadi 0,81 persen.

Kepala BPS, Suhariyanto mengatakan, ada beberapa sektor yang mengalami deflasi, antara lain pertanian, konstruksi, dan industri. Pertanian mencatat deflasi 0,38 persen.

"Ini karena adanya penurunan berbagai komoditas yang mirip dengan Indeks Harga Konsumen (IHK), seperti penurunan bawang merah, bawang putih, dan beberapa komoditas lainnya," kata Suhariyanto dalam konferensi video, Senin (3/8/2020).

Baca juga: BPS: Inflasi Tahunan 1,54 Persen, Terendah Sejak Mei Tahun 2000

Sementara industri, terjadi deflasi 0,02 persen. Komoditas yang mendorong deflasi yaitu gula pasir dan harga ayam ras.

Tak luput, IHPB bahan bangunan atau konstruksi terjadi deflasi 0,01 persen. Deflasi terjadi untuk kategori bangunan pekerjaan umum untuk jalan, jembatan, dan pelabuhan.

Komoditas yang mengalami penurunan harga, antara lain, besi beton turun 0,66 persen, rangka atap baja turun 0,71 persen, kayu gelondongan, kayu koso, hingga aspal ikut menurun.

"Jadi kalau kita lihat memang sektor konstruksi selama triwulan II agak terpukul karena adanya pandemi Covid-19. Ketika permintaan berkurang, bisa dipahami beberapa kelompok mengalami penurunan harga," pungkas Kecuk.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X