BTN Sudah Salurkan Kredit Rp 4,4 Triliun dari Dana yang Dititipkan Pemerintah

Kompas.com - 03/08/2020, 18:31 WIB
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Pahala Mansury saat ditemui di Plaza Indonesia, Sabtu (23/11/2019) KOMPAS.com/Rina Ayu LarasatiDirektur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Pahala Mansury saat ditemui di Plaza Indonesia, Sabtu (23/11/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) mencatat hingga akhir Juli 2020, perseroan telah menyalurkan dana dari penempatan pemerintah sebesar Rp 4,4 triliun dari total Rp 5 triliun.

"Penempatan dana dengan tingkat suku bunga kurang lebih 3,4 persen, ini tentunya akan positif buat kami karena rata-rata bunga kami masih ada di atas itu,” ujar Direktur Utama BTN Pahala Nugraha Mansury dalam konferensi pers virtual, Senin (3/8/2020).

Pahala mengaku optimistis, BTN mampu menyalurkan tiga kali lipat dari dana yang ditempatkan pemerintah atau sebesar Rp 15 triliun hingga akhir September 2020. 

Baca juga: Penyaluran KPR Milenial BTN Capai Rp 678 Miliar di Semester I-2020

“Insya Allah akan bisa kita laksanakan, karena Juli yang merupakan bulan pertama sudah mencapai di atas Rp 4 triliun,” katanya.

Ia bilang, lewat dana yang dititipkan pemerintah maka penyaluran kredit ke masyarakat bisa dilakukan secara optimal. Sehingga, diharapkan ini bisa mendorong perekonomian Indonesia di kuartal selanjutnya, setelah pada kuartal II-2020 diproyeksi tumbuh negatif 4,3 persen.

"Kita berharap momentum ini bisa terus kita bangun sampai dengan di kuartal III dan IV nanti,” kata Pahala.

Sebelumnya, pemerintah telah menempatkan dana sebesar Rp 30 triliun di 4 bank BUMN. Dari jumlah itu, BTN mendapat penempatan dana sebesar Rp 5 triliun.

Mengacu Peraturan Menteri Keuangan Nomor 70 Tahun 2020 tentang Penempatan Uang Negara Pada Bank Umum Dalam Rangka Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional. Dari penempatan dana tersebut, pemerintah akan memperoleh bunga sebesar 3,42 persen.

Komitmen keempat bank tersebut yakni menggelontorkan kredit modal kerja menjadi tiga kali lipat dalam tiga bulan dari besaran yang ditempatkan pemerintah, atau menjadi total Rp 90 triliun.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Intip Kekayaan Moeldoko, Eks Panglima TNI dan Ketum Demokrat Versi KLB

Intip Kekayaan Moeldoko, Eks Panglima TNI dan Ketum Demokrat Versi KLB

Whats New
Simak Poin Penting Aturan Turunan UU Cipta Kerja Sektor Perikanan dan Kelautan

Simak Poin Penting Aturan Turunan UU Cipta Kerja Sektor Perikanan dan Kelautan

Whats New
Telah Disetujui Senat, Masyarakat AS Bakal Dapat Bantuan Rp 20 Juta

Telah Disetujui Senat, Masyarakat AS Bakal Dapat Bantuan Rp 20 Juta

Whats New
Perlu Transfer? Ini Kode Bank BRI, BNI, BTN, dan Mandiri

Perlu Transfer? Ini Kode Bank BRI, BNI, BTN, dan Mandiri

Work Smart
Ingin Beli Rumah? Bank Syariah Indonesia Tawarkan Bunga Rendah dan Bebas Biaya Administrasi

Ingin Beli Rumah? Bank Syariah Indonesia Tawarkan Bunga Rendah dan Bebas Biaya Administrasi

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Langkah Mudah Beli Rumah DP Nol Persen | Kelola Penghasilan dengan 'Jirolupat' | Ingat 3 Hal Ini Sebelum Berutang

[KURASI KOMPASIANA] Langkah Mudah Beli Rumah DP Nol Persen | Kelola Penghasilan dengan "Jirolupat" | Ingat 3 Hal Ini Sebelum Berutang

Rilis
Berapa Gaji Pokok yang Didapatkan CPNS dan PPPK Lulusan SMA/SMK?

Berapa Gaji Pokok yang Didapatkan CPNS dan PPPK Lulusan SMA/SMK?

Whats New
Rute KA Mutiara Timur Diperpanjang Jadi Ketapang-Surabaya-Yogyakarta

Rute KA Mutiara Timur Diperpanjang Jadi Ketapang-Surabaya-Yogyakarta

Whats New
OJK: Saat Ini Ada 60 Bank Wakaf Mikro di Indonesia

OJK: Saat Ini Ada 60 Bank Wakaf Mikro di Indonesia

Whats New
Ini Jurus Pemerintah Dongkrak Sektor Industri Untuk Pemulihan Ekonomi Nasional

Ini Jurus Pemerintah Dongkrak Sektor Industri Untuk Pemulihan Ekonomi Nasional

Rilis
Penumpang Buka Jendela Darurat, Wings Air Ganti Pakai Pesawat Lain

Penumpang Buka Jendela Darurat, Wings Air Ganti Pakai Pesawat Lain

Whats New
Cara Membuka Tabungan Emas Pegadaian, Syarat, Biaya, dan Kekurangannya

Cara Membuka Tabungan Emas Pegadaian, Syarat, Biaya, dan Kekurangannya

Spend Smart
Tarif Retribusi dan Pajak Daerah di Tangan Jokowi, Setoran ke Pemda Makin Seret?

Tarif Retribusi dan Pajak Daerah di Tangan Jokowi, Setoran ke Pemda Makin Seret?

Whats New
Kampus Vokasi Kementerian ESDM Buka Penerimaan Baru Untuk Lulusan SMA Sederajat

Kampus Vokasi Kementerian ESDM Buka Penerimaan Baru Untuk Lulusan SMA Sederajat

Rilis
Menhub Beri Lampu Hijau Sinarmas Bangun Stasiun Jatake

Menhub Beri Lampu Hijau Sinarmas Bangun Stasiun Jatake

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X