Sejarah Kelam Resesi Ekonomi Indonesia Tahun 1998

Kompas.com - 04/08/2020, 13:46 WIB
Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Michel Camdessusmenyaksikan Preisden Soeharto menandatangani nota kesepakatan bantuan di Jalan Cendana, Jakarta, pada 15 Januari 1998. KOMPAS/JB SURATNODirektur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Michel Camdessusmenyaksikan Preisden Soeharto menandatangani nota kesepakatan bantuan di Jalan Cendana, Jakarta, pada 15 Januari 1998.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah negara di dunia masuk dalam jurang resesi ekonomi 2020. Mereka yang resmi mengumumkan resesi ekonomi antara lain Amerika Serikat, Hong Kong, Korea Selatan, Singapura, dan Jerman ( resesi dunia/ resesi ekonomi global).

Perekonomian negara-negara tersebut terhantam pandemi Covid-19 sehingga pertumbuhannya terkontraksi. Dalam perdagangan dan investasi global, negara-negara di dunia saling terhubung. Perekonomian global yang anjlok akan memengaruhi negara-negara di dunia.

Bank Dunia memproyeksikan perekonomian global tahun 2020 akan tumbuh minus 5,2 persen. Sementara Dana Moneter Internasional (IMF) memproyeksikan minus 4,9 persen.

Resesi adalah fenomena alamiah yang menimpa perekonomian. Resesi ekonomi artinya ditandai dengan kontraksi aktivitas ekonomi selama beberapa bulan setelah fase ekspansi ( apa itu resesi ekonomi).

Baca juga: Resesi Atau Tidak Resesi, RI Harus Contoh China...

Secara teknis, resesi artinya situasi di mana perekonomian mengalami pertumbuhan negatif selama lebih dari tiga bulan atau dua kuartal berturut-turut.

Indonesia sendiri pernah mengalami resesi ekonomi 1998 ( resesi ekonomi Indonesia). Negara dengan populasi penduduk terbesar di ASEAN ini selama bertahun-tahun mencatatkan pertumbuhan ekonomi positif, tiba-tiba terjun ke jurang krisis ekonomi dengan pertumbuhan yang minus.

Dalam sejarah resesi ekonomi Indonesia, krisis tersebut bahkan sampai jadi pemicu utamanya tumbangnya kekuasaan Orde Baru yang berkuasa selama 32 tahun di Indonesia.

Dampak resesi ekonomi

Dilansir dari Harian Kompas, 21 Desember 1998, krisis ekonomi 1998 dimulai sejak setahun sebelumnya. Pertumbuhan ekonomi Indonesia minus selama 6 bulan di tahun 1997, dan berikutnya masih minus di sembilan bulan pertama tahun 1998.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Resesi

Pemerintah sampai harus meminta bantuan Dana Moneter Internasional (IMF) pada Oktober 1997, meski belakangan bantuan lembaga keuangan global itu tak banyak membantu Indonesia. Bahkan situasi seperti lepas kendali di tahun 1998.

Krisis ekonomi Indonesia bahkan tercatat sebagai yang terparah di Asia Tenggara. Dampak resesi ekonomi seperti efek bola salju, krisis yang semula hanya berawal dari krisis nilai tukar baht di Thailand 2 Juli 1997, dalam tahun 1998 dengan cepat berkembang menjadi krisis ekonomi di Asia Tenggara.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X