Tips agar Terhindar dari Pencurian Data Saat Bertransaksi Online

Kompas.com - 04/08/2020, 13:49 WIB
Ilustrasi pencurian data di Internet hackronomicon.comIlustrasi pencurian data di Internet
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Bukalapak mengajak semua anggota masyarakat, khususnya para pengguna aplikasinya, untuk menerapkan keamanan yang dinamakan 4 AMAN 5 Sempurna.

CEO Bukalapak Rachmat Kaimuddin mengatakan, berbelanja secara online harus diimbangi dengan terus ditingkatkannya rasa kehati-hatian terhadap upaya tindak kriminal di dunia maya.

Dia berpendapat, semakin meningkatnya transaksi online mendorong potensi terjadinya cyber crime yang mengancam pengguna.

Baca juga: Riset UI: Gojek Sumbang Rp 104,6 Triliun ke Ekonomi RI pada 2019

"Keamanan seluruh pengguna Bukalapak akan terus menjadi prioritas kami. Selain senantiasa memperkuat sistem cyber security secara menyeluruh untuk memastikan data-data pengguna aman dari penyalahgunaan, kami juga berharap para pengguna dapat bekerja sama dengan kami dengan cara menerapkan upaya pencegahan lewat protokol 4 AMAN 5 Sempurna ini," ujar Rachmat dikutip dari siaran persnya, Selasa (4/8/2020).

Adapun keamanan 4 AMAN 5 Sempurna dijelaskan oleh Rachmat adalah Antisipasi, Menjaga Kerahasiaan, Atur Ulang Password Berkala, Nyalakan TFA dan gunakan aplikasi ter-update, serta yang terakhir hubungi BukaBantuan jika menemukan hal-hal yang mencurigakan saat bertransaksi.

Dia berharap dengan adanya edukasi seperti ini, masyarakat diharapkan bisa lebih paham dan peduli mengenai pentingnya menerapkan protokol keamanan saat berbelanja secara online.

Baca juga: Lelang Rumah Murah di Bekasi, Mulai Rp 133 Juta

Sementara itu, Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Polisi Slamet Uliandi mengimbau kepada masyarakat, seiring dengan meningkatnya kegiatan masyarakat di kanal digital, potensi naiknya tindak kejahatan di dunia maya juga turut naik.

"Karena itu, selama masa pandemi dan new normal ini, selain penting untuk menjaga kebersihan dan jaga jarak dengan orang lain, penting juga untuk jaga jarak dengan cyber fraudster dan hacker, Dengan cara mengaktifkan TFA/dua langkah verifikasi pada setiap akun yang dimiliki, serta tidak mudah percaya kepada orang lain yang meminta kode OTP dengan berbagai macam kedok," katanya.

Dia juga mengatakan, pihaknya akan terus melakukan kerja sama dengan penyedia platform digital agar senantiasa mengutamakan perlindungan data penggunanya dan pihak pengguna diimbau untuk menerapkan protokol keamanan siber.

Baca juga: 4 Cara Akses Token Listrik Gratis untuk Agustus 2020



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X