Seberapa Aman Bali Jadi Destinasi Wisata di Tengah Pandemi?

Kompas.com - 04/08/2020, 15:41 WIB
Wisatawan menikmati sore di Pantai Kuta, Bali, Sabtu (22/6/2013). Keindahan wisata pantai di sejumlah kawasan di Bali seperti Kuta, Seminyak, Jimbaran, Nusa Dua dan Tanjung Benoa masih menjadi daya tarik wisatawan baik domestik maupun mancanegara. (KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES)Wisatawan menikmati sore di Pantai Kuta, Bali, Sabtu (22/6/2013). Keindahan wisata pantai di sejumlah kawasan di Bali seperti Kuta, Seminyak, Jimbaran, Nusa Dua dan Tanjung Benoa masih menjadi daya tarik wisatawan baik domestik maupun mancanegara.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa memastikan, Bali menjadi destinasi wisata yang aman untuk dikunjungi wisatawan.

Pasalnya, protokol kesehatan yang ketat sudah diberlakukan di kawasan tersebut.

"Sampai hari ini yang saya lihat cukup aman," katanya dalam Online Talkshow #BaliBangkit, Selasa (4/8/2020).

Baca juga: Luhut: Kita Membuka Bali Bukan Asal Buka!

Suharso mengaku sudah melakukan peninjauan langsung ke Bali untuk melihat protokol kesehatan yang diterapkan setelah pemerintah kembali membuka sektor pariwisata.

Menurutnya, Bappenas memiliki standar ketentuan untuk sektor pariwisata di tengah pandemi Covid-19. Ini mencakup protokol kesehatan yang perlu diberlakukan oleh perhotelan atau penginapan, restoran, toko, dan sebagainya.

Melalui standar ketentutan itu, maka akan dinilai untuk lokasi, hotel, restoran atau toko tersebut sudah memenuhi standar atau belum. Penilaian ini yang disampaikan Bappenas kepada pemerintah daerah (pemda).

"Misalnya dapur-dapur di restoran apakah itu sudah benar taat azas dengan protokol kesehatan atau enggak, pakai masker atau tidak, dan sebagainya. Jadi bukan hanya tingkat kesehatan pada umumnya, tapi memang harus ada plus karena berkaitan dengan Covid-19," jelasnya.

Baca juga: Bertahan di Tengah Pandemi, UMKM Suvenir Bali Kini Jualan via Online

Suharso mengatakan, berdasarkan kunjungannya ke Bali dan penilaian terhadap kesiapan yang di berlakukan oleh setiap bidang usaha berkaitan dengan pariwisata, hasilnya menunjukkan Bali memang sudah siap untuk kembali beroperasi sebagai destinasi wisata.

"Dan secara overall (keseluruhan) Bali dalam catatan yang dilaporkan ke saya hasilnya Ok. Jadi enggak usah khawatir (wisata ke Bali)," imbuhnya.

Terkait warga dan pedagang di Bali, kata Suharso, juga nampak antisipatif. Menurutnya, para warga dan pedagang sudah paham mengenai protokol kesehatan yang perlu dijalankan sebagai mitigasi penularan virus corona.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X