Meski Banyak Stimulus, Kredit Bermasalah di Bank Tetap Meningkat

Kompas.com - 05/08/2020, 12:02 WIB
Ilustrasi bank Thinkstockphotos.comIlustrasi bank

Tak cuma di bank besar, di kelas bank umum kegiatan usaha (BUKU) I, PT Bank Harda Internasional Tbk (BBHI) pun mencatat kenaikan NPL yang cukup signifikan. Hingga semester I-2020, NPL gross Bank Harda tercatat 6,90 persen meningkat dari 3,20 persen pada semester I-2019.

 

Baca juga: OJK: 6,73 Juta Nasabah Bank Terima Restrukturisasi Kredit Per Juli 2020

Sementara itu, NPL net sebesar 3,50 persen, meningkat dibandingkan semester I-209 sebesar 1,82 persen.

Direktur Bank Harda Yohanes Sutanto mengatakan, pandemi memang menjadi biang keladi meningkatnya rasio kredit macet Bank Harda. Makanya hingga akhir tahun nanti, Bank Harda mengaku bakal fokus membereskan penyelesaian kredit macet ini.

“Dalam kondisi pandemi seperti ini sebenarnya masih cukup baik. Ke depan, kami juga akan fokus menekan kredit bermasalah dan penyelesaian AYDA. Kuartal III-2020 NPL gross kami targetkan bisa ditekan sampai 3,6 persen,” katanya kepada Kontan.co.id.

Namun, masih ada bank yang dapat menjaga rasio kredit macet hingga semester I-2020. Misal, PT Bank Woori Saudara 1906 Tbk (SDRA) yang berhasil menekan rasio kredit macetnya.
NPL gross bank ini ditekan dari 1,88 persen pada Juni 2019 menjadi 1,42 persen pada Juni 2020.

Sementara itu, NPL net juga turun dari 1,25 persen pada semester I-2019 menjadi 0,80 persen pada semester I-2020.

Direktur Business Support Bank Woori Sadhana Priatmadja bilang, perbaikan kuailtas kredit ini terutama disebabkan masih bertumbuhnya penyaluran kredit. Per Juni 2020 pertumbuhan kredit Bank Woori masih tumbuh 9,63 persen (yoy) menjadi Rp 27,73 triliun.

“Selain adanya pertumbuhan kredit, NPL berhasil kami tekan karena telah menyelesaikan sejumlah kredit bermasalah pada periode sebelumnya. Sekaligus adanya stimulus relaksasi restrukturisasi,” kata Sadhana.

 

Berita ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Banyak stimulus, kredit macet perbankan tetap meningkat

 

Halaman:


Sumber
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X