Dishub DKI Berencana Gabungkan Gojek dan Grab dalam Satu Aplikasi

Kompas.com - 06/08/2020, 09:48 WIB
Ilustrasi ojek online, tarif baru ojek online ShutterstockIlustrasi ojek online, tarif baru ojek online

"Artinya dia (masyarakat) akan lihat Super Apps, kemudian jika dia akan menggunakan kendaraan pribadi berapa biaya yang dikeluarkan, ini akan diberikan informasi oleh sistem. Begitu juga dengan angkutan umum dan daring, berapa biaya yang harus dia keluarkan," jelas Starif.

Dengan sistem tersebut, masyarakat bisa mempertimbangkan dan memilih moda transportasi yang akan digunakan. Hal ini juga bakal membantu masyarakat untuk memiliki perencanaan keuangan yang baik, secara harian atau bulanan.

"Sehingga diharapkan ini bisa menekan biaya transport yang saat ini sangat tinggi di Jakarta," pungkas Syarif.

Baca juga: Gojek Kenalkan GoTransit, Apa Kegunaannya?

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X