Teten: Koperasi dan BMT Bisa Dapat Dana Bergulir hingga Rp 100 Miliar

Kompas.com - 06/08/2020, 17:10 WIB
Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki berkunjung ke pasar Beringharjo, Yogyakarta, Rabu (5/8/2020). Humas Kemenkop UKM Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki berkunjung ke pasar Beringharjo, Yogyakarta, Rabu (5/8/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengungkapkan bahwa dirinya sudah mengeluarkan Peraturan Menteri Koperasi dan UKM (Permenkop) yang memungkinkan satu koperasi termasuk BMT (Baitul Maalwat Tamwil) bisa mendapatkan dana bergulir dari LPDB KUMKM hingga Rp 100 miliar.

"Pembiayaan dana bergulir akan terus kita tingkatkan untuk koperasi. Bahkan, satu unit Koperasi Syariah atau BMT bisa mendapatkan dana hingga Rp 100 miliar," ujar Teten pada acara sinergi Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) KUMKM dengan Perhimpunan BMT Indonesia mengutip siaran resminya, Kamis (6/8/2020).

Teten mengakui, sebelumnya untuk memperoleh dana bergulir ini terbilang rumit dan sulit. Saat ini pun LPDB KUMKM sedang mereformasi diri agar dana bergulir ini bisa lebih mudah diakses oleh koperasi di Indonesia.

Baca juga: Cara agar Koperasi dan UMKM Bangkit di Masa Pandemi Corona

Tak hanya itu, pihaknya melalui LPDB KUMKM juga telah menggandeng Perhimpunan BMT Indonesia untuk membantu menyalurkan dana ini. Teten berharap dengan adanya kerja sama dan sinergi antara LPDB KUMKM dengan Perhimpunan BMT Indonesia, bisa menjadi model penyaluran bagi UMKM melalui koperasi yang lebih ramah.

"Kami mengurus lebih dari 60 juta UMKM seluruh Indonesia. Untuk itu, saya ingin menyalurkannya melalui model channeling, termasuk BMT yang anggotanya dominan pelaku UMKM," jelasnya.

Apalagi lanjut Teten, BMT bisa melakukan pendampingan usaha bagi pelaku usaha mikro dan kecil.

Sementara itu Sekjen Perhimpunan BMT Indonesia Mursida Rambe mengatakan hingga saat ini sudah ada 12 proposal dana bergulir yang sudah masuk ke LPDB KUMKM.

Oleh karena itu, dia berharap LPDB KUKM bisa secepatnya menyalurkan dana bergulir yang amat dibutuhkan koperasi. "

Bila koperasi BMT mendapatkan dana bergulir, maka akan bisa menggerakkan kembali pelaku UMKM," jelas dia.

Baca juga: Menkop Teten Minta Jajarannya Berhati-hati dalam Jalankan Program PEN



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X