Tangkal Kampanye Negatif Sawit, Pemerintah Akan Bentuk Tim Khusus

Kompas.com - 07/08/2020, 19:00 WIB
Ilustrasi perkebunan kelapa sawit ShutterstockIlustrasi perkebunan kelapa sawit

JAKARTA, KOMPAS.com -  Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyatakan siap menangkal kampanye negatif terhadap sawit Indonesia di dunia internasional.

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengatakan, diperlukan sinergi yang lebih kuat antara stakeholder sawit Indonesia di tengah berbagai macam serangan khususnya dari Uni Eropa.

Menurutnya, serangan itu akan makin sistematis dengan menyasar semua aspek. Pada waktu yang lalu, serangan terhadap sawit berkisar pada dampak ekologis dan sosiologis.

Baca juga: Pertanian Mau Krisis atau Enggak, Selalu Tumbuh...

Saat ini, serangan mulai menyasar aspek yang lebih pribadi yaitu, aspek kesehatan. Kampanye negatif yang dimunculkan adalah produk sawit menyebabkan berbagai macam penyakit.

"Meskipun saat ini belum ada larangan medis terhadap produk sawit, tetapi kampanye kencang terhadap hal itu sudah lama dirasakan," kata Agus dalam keterangan tertulis, Jumat (7/8/2020).

Hal itu diungkapkannya saat menerima audiensi pengusaha sawit secara virtual, Rabu (5/8/2020). Dalam kesempatan itu, hadir sejumlah pejabat lintas kementerian guna membahas tantangan industri sawit di masa depan.

Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga menambahkan, pihaknya ingin implementasi yang lebih konkret dalam menangkal kampanye negatif produk sawit Indonesia. Ia bilang, perlu ada sebuah tim khusus yang melibatkan pemerintah dan pengusaha untuk menangani isu-isu sawit.

Baca juga: Siap-Siap, Diskon Belanja 75 Persen Bertebaran di Mal dan Marketplace

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X