Topang Ekonomi, Literasi Keuangan untuk UMKM dan Pengusaha Perempuan Penting

Kompas.com - 08/08/2020, 20:58 WIB
Ilustrasi UMKM shutterstock.comIlustrasi UMKM

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah terus mengembangkan ekonomi syariah di sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah ( UMKM) sebagai bentuk peningkatan inklusi dan literasi keuangan syariah di Tanah Air.

Selain itu, hal ini diharapkan dapat mendukung upaya pemulihan ekonomi nasional menghadapi pandemi Covid-19.

Wury Ma’ruf Amin, Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional Indonesia sangat mendukung sinergi pemerintah dengan pihak swasta untuk mengembangkan UMKM dan keuangan syariah.

Baca juga: Naikkan Kelas UMKM, Tak Cukup Hanya Bantuan Modal

Menurut Wury, hal ini penting lantaran UMKM dan pengrajin yang banyak didominasi wanita mampu mendorong ekonomi nasional terlebih di masa pandemi.

“Edukasi dan literasi keuangan syariah adalah salah satu bagian dari implementasi ekosistem pengembangan ekonomi dan keuangan syariah berbasiskan pondok pesantren, yang diharapkan dapat meningkatkan inklusi dan literasi keuangan syariah, serta mendukung upaya pemulihan ekonomi nasional menghadapi pandemi Covid-19," jelas Wury dalam webinar Edukasi Dan Literasi Keuangan Syariah Bagi UMK Jawa Timur dan Pondok Pesantren Mitra BUMI, Sabtu (8/8/2020).

Sementara itu, Rizayati, pembina program Indonesia Terang menyebut, dirinya sangat mendukung usaha mikro, kecil dan dan menengah di maupun pengusaha perempuan di daerah.

Alsannya, mereka mampu menopang perekonomian. Selain itu, mereka dapat menjadi sektor utama ketahanan pangan nasional.

Baca juga: Sejak Kampanye Bangga Buatan Indonesia Digulirkan, 1,1 Juta UMKM Sudah Go Digital

Menurut dia, ada beberapa strategi menumbuh kembangkan laju UMKM secara luas dan secara khusus kepada pengusaha perempuan Indonesia agar dapat go international dan menopang kehidupan bangsa.

“Pertama sinergi potensi SDM dikombinasikan sebagai partner team work yang andal, kedua merancang, menggalakkan dan menargetkan suatu program unggulan yang diprioritaskan sebagai primadona marketplace dan ketiga membina koperasi produsen bernama Koperasi Setia Unggul Sejahtera untuk mendukung program pemerintah di sektor ketahanan pangan dan pertumbuhan UMKM,” jelas Riza.

“Dekranas dapat menjadi wadah atau mitra strategis untuk sektor agrobisnis hingga para petani dan penguasaha UMKM dapat menjadi eksportir hasil kerajinan tangan dan pangan Indonesia,” tutur Riza.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X