AP II Sebut Jumlah Penumpang Pesawat Meningkat Signifikan

Kompas.com - 09/08/2020, 10:06 WIB
Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin saat ditemui di keberangkatan internasional Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Senin (10/2/2020) KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONODirektur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin saat ditemui di keberangkatan internasional Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Senin (10/2/2020)
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Angkasa Pura II (Persero) atau AP II tengah fokus melaksanakan, "Safe Travel Campaign: Safe Airport For Safe Travel Experience", guna meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap dunia penerbangan.

Presiden Direktur Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin mengklaim, kampanye tersebut berhasil menarik minat masyarakat untuk berpergian dengan menggunakan pesawat.

Hal tersebut kata dia, terefleksikan dengan meningkatnya jumlah penumpang dan pergerakan pesawat secara signifikan di 19 bandara yang dikelola AP II.

Baca juga: Daftar Kartu Prakerja Bisa Offline dan Online, Ini Penduan Lengkapnya

Berdasarkan yang disampaikan AP II, jumlah pergerakan pesawat pada periode 1 - 6 Agustus 2020 meningkat 41 persen dibandingkan periode 1 - 6  Juli 2020.

"Ke-19 bandara Angkasa Pura II dalam 6 hari itu melayani 4.500 traffic pesawat yang mengangkut sekitar 400.000-an penumpang," kata Awal, dalam keterangan tertulis, dikutip di Jakarta, Minggu (9/8/2020).

Lebih lanjut, Awal menegaskan, sejak terjadinya pandemi Covid-19, AP II selalu mengikuti standard operating procedure (SOP) pengelolaan bandara yang diterapkan Pemerintah.

"Health screening dan semua penambahan SOP kesehatan harus dimaklumi oleh para pengguna jasa bandara, baik itu penumpang maupun operator maskapai. Semua SOP itu dijamin regulasi, sehingga kami harus melakukannya dengan konsisten," tuturnya.

Baca juga: Tiga Bank Besar Ini Buka Lowongan Kerja, Berminat?

Sementara itu, Ketua Umum Indonesia National Air Carriers Association (INACA), Denon Prawiraatmadja, berharap, melalui Safe Travel Campaign, kepercayaan masyarakat terhadap transportasi udara dapat cepat kembali pulih.

Ia mendorong seluruh Pemerintah Daerah mau mendukung Safe Travel Campaign yang diinisiasi INACA dengan restu dari Kementerian Perhubungan.

"Jangan sampai upaya kami menaikkan jumlah penumpang, lantas pihak airlinesnya disorot oleh Pemda. Sudah jelas kami telah menjalankan protokol kesehatan yang baik dari sisi bandara, maskapai, sampai ke hotel demi bisa meningkatkan lagi perekonomian," tutur Denon.

Baca juga: Panduan Lengkap Tes SKB di SSCN, Cetak Kartu Hingga Jadwal Ujian



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X