Covid-19 dan Konflik AS-China Masih Bayangi IHSG, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Kompas.com - 10/08/2020, 08:10 WIB
Suasana Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/7/2018). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGSuasana Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/7/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pekan ini diperkirakan akan bergerak melemah.

Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan, IHSG berpeluang melemah tertekan oleh sentimen eksternal, seperti peningkatan kasus Covid-19 secara global, memanasnya konflik AS dan China, serta rencana paket stimulus AS yang masih dalam perundingan.

“Kami perkirakan IHSG cenderung konsolidasi melemah, karena peningkatan kasus Covid-19. Selama belum ditemukan vaksin yang efektif, pasar akan khawatir akan perlambatan pertumbuhan ekonomi,” kata Hans Minggu, (9/8/2020).

Baca juga: IHSG dan Rupiah Kompak Ditutup Negatif di Akhir Pekan

Di sisi lain, sentimen negatif juga muncul dari memanasnya konflik China dan AS, menyusul larangan presiden AS Donald Trump terhadap setiap transaksi AS dengan perusahaan teknologi China ByteDance (pembuat aplikasi Tik Tok) dan Tencent (pembuat aplikasi WeChat) selama 45 hari.

“Pasar khawatir bila konflik ini berujung pada, aksi China melakukan pembalasan dengan memblok aplikasi dari AS seperti Apple atau Microsoft,” jelas dia.

Sementara itu, pelaku pasar masih menantikan kelanjutan paket stimulus AS dalam mengantisipasi pandemi Covid-19. Kesepakatan yang tercapai akan akan menjadi amunisi baru dalam penguatan Indeks, namun jika negosiasi lama maka pasar akan merespon negatif.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hans memproyeksikan hari ini IHSG akan bergerap pada level support 5.059 sampai dengan 4.928 dan resistance pada level 5.200 sampai dengan 5.250.

Adapun rekomendasi teknikal dari tiga perusahaan sekuritas untuk perdagangan di Bursa Efek Indonesia hari ini, antara lain :

1. Artha Sekuritas
MDKA rekomendasi buy 1.780 – 1.830, TP 2.050 – 2.100, stop loss <1.880
SCMA rekomendasi buy 950 – 975, TP 1.350 – 1.400, Stop Loss 1.200
TLKM rekomendasi buy 3.000 – 3.030, TP 3.120 – 3.150, stop loss 2.970

2. Anugerah Mega Investama
BNLI area akumulasi 1.235 sampai dengan 1.250, TP 1.280 – 1.325, cut loss bila turun 1.210.
GGRM rekomendasi buy back jika break level 53.000, TP 48.250 – 47.200, area sos di level 51.950 - 50.250.
ICBP rekomendasi buy back jika break level 10.850, TP 9.600 sampai dengan 9.200, area sos di level 10.625 – 10.000.

3. Panin Sekuritas
ASII rekomendasi buy 5.100 sampai dengan 5.250, TP 5.375 – 5.500, stop loss <5.025.
GGRM rekomendasi buy and hold >50.000, TP 52.000 - 54.000.
PTSN rekomendasi buy and hold <200, TP 242 - 260.

Baca juga: 7 Istilah Pasar Saham Paling Dasar yang Perlu Diketahui (3)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.