Erick Thohir: Keputusan Indonesia Tidak Lockdown Itu Tepat

Kompas.com - 10/08/2020, 21:08 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Jumat (17/7/2020). ANTARA FOTO/Dhemas ReviyantoMenteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Jumat (17/7/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menilai keputusan Presiden Joko Widodo untuk tak mengambil kebijakan lock down dalam menghadapi pandemi Covid-19 sudah tepat.

Pemerintah sendiri memilih mengambil kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menekan penyebaran Covid-19.

“Saya tidak ingin berdebat sama siapapun, (keputusan) tidak melakukan lockdown itu tepat. Karena terbukti dibandingkan (negara) G20 (lainnya), kita mungkin rangking dua atau rangking tiga yang ekonominya paling OK," ujar Erick, Senin (10/8/2020).

Baca juga: Luhut: Kalau Waktu Itu Kita Lockdown....

Bahkan, lanjut Erick, IMF memprediksi Indonesia bisa masuk ke dalam negara besar di dunia pada 2024 mendatang. Sebab, akibat pandemi Covid-19 ini banyak negara yang ekonominya anjlok lebih parah dari Indonesia.

“IMF pun berani mengeluarkan data di 2024 kita rangking lima dunia karena (negara) yang lain minus 17-15, kita minusnya agak kecilan dikit, jadi larinya kita lambat, ternyata ada yang lebih lambat," kata dia.

Pria yang juga menjabat Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) ini menuturkan, ekonomi Indonesia bisa sepenuhnya pulih pada 2022 mendatang.

“Bisnis kita akan balik 100 persen, suka tidak suka baru Kuartal I 2022,” ucap dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X