KILAS

Upaya Provinsi Lampung Amankan Ketersediaan Lahan Pangan Diapresiasi Kementan

Kompas.com - 11/08/2020, 16:10 WIB
Executive Meeting Perlindungan LP2B, di Bandar Lampung, Selasa (11/8/2020). DOK. Humas Kementerian PertanianExecutive Meeting Perlindungan LP2B, di Bandar Lampung, Selasa (11/8/2020).

Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Sarwo Edhy menambahkan, komitmen pemerintah daerah merupakan kunci keberhasilan perlindungan LP2B dan pengendalian alih fungsi lahan pertanian.

“Oleh karena itu, pada kesempatan ini kami menyerahkan Penghargaan Mentan kepada Gubernur Lampung atas nama Pemerintah Provinsi Lampung,” kata Sarwo.

Baca juga: Kekeringan Mengancam, Kementan Imbau Petani Perbaiki dan Bangun Sistem Pengairan

Lebih lanjut, Sarwo mengatakan, ketersediaan lahan untuk usaha pertanian merupakan syarat mutlak dalam mewujudkan kemandirian, ketahanan, dan kedaulatan pangan nasional.

“Prestasi lain juga diraih Provinsi Lampung karena berhasil meningkatkan Luas Baku Sawah (LBS) sebanyak 93.363 hektar dalam waktu 6 tahun, dari 268.336 hektar pada 2013 menjadi 361.699 hektar pada 2019,” kata Sarwo.

Meski begitu, Pemerintah Provinsi Lampung masih mempunyai pekerjaan rumah yaitu menyesuaikan Perda LP2B dengan luasan LP2B dalam Perda RTRW Nomor 12 Tahun 2019.

Harapannya, penyempurnaan Perda LP2B dapat segera dilakukan sehingga pada tahun ini Peraturan Bupati terkait Peta atau Data Spasial LP2B bisa terbit.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X