KILAS

Grab Express Bikin Wirausahawan Asal Medan Tambah Karyawan Saat Pandemi

Kompas.com - 11/08/2020, 16:58 WIB
Bukannya gulng tikar, wirausahawan asal Medan ini justru tambah karyawan saat masa pandemi. Kelancaran bisnis yang dijalankannya berkat kehdiran teknologi GrabExpress. Grab IndonesiaBukannya gulng tikar, wirausahawan asal Medan ini justru tambah karyawan saat masa pandemi. Kelancaran bisnis yang dijalankannya berkat kehdiran teknologi GrabExpress.

KOMPAS.com - Kehadiran inovasi GrabExpress ternyata memberi efek positif bagi pelaku wirausaha yang mulai bergeser ke platform online.

Hal itu dirasakan Qonitah Azzahra (25), wirasuahawan muda asal Medan yang bergelut bisnis busana muslim.

Sejak di bangku sekolah menengah atas (SMA), Qonitah sudah ikut membantu orangtuanya berjualan busana muslim.

Ia bahkan turut merasakan perubahan bisnis milik keluarganya itu dari offline ke online.

Baca juga: GrabKitchen Bantu Pengusaha Ayam Geprek Tingkatkan Omzet Dua Kali Lipat di Tengah Pandemi

“Setelah lulus kuliah di Universitas Indonesia, saya kembali ke Medan dan mulai kembali usaha busana muslim bernama Qonitah Project," kata Qonitah dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (11/8/2020).

Diakui Qonitah, mulai mempelajari bisnis secara online karena melihat kebiasaan masyarakat Medan yang terbiasa belanja melalui smartphone.

Hal itu kemudian diterapkan Qonita untuk melayani pelanggan, khususnya dalam hal pengiriman barang yang dilakukan secara online berbasis aplikasi.

"Untuk pengantaran pesanan pelanggan sehari-hari, saya pakai GrabExpress karena tahu mitra pengantarnya harus memberikan foto barang saat sudah sampai di tangan pembeli. Ini membuat saya yakin kalau barang yang saya jual aman," ungkapnya.

Baca juga: GrabKios Selamatkan Penjahit dari Situasi Gali Lubang Tutup Lubang Saat Pandemi

Saat ini, Qonitah Project bahkan telah mempunyai 6 karyawan untuk membantu proses jual beli. Ia pun mengakui, situasi pandemi juga berimbas pada bisnis pakaian yang dijalankannya.

Meski begitu, Qonitah tetap mempertahankan usaha yang telah dirintis keluarga dari nol.

"Terkena dampak, tapi saya tetap bisa mempertahankan penjualan. Malah bisa menambah tiga karyawan kontrak untuk membantu melayani pesanan yang melonjak pada Hari Raya Idul Fitri lalu," ujarnya.

Seiring perkembangan bisnis busana muslim yang semakin maju, kini Qonitah melirik bisnis lain yakni bidang kuliner.

Baca juga: Lanjut, Grab Luncurkan Program #TerusUsaha di Jawa Barat

"Saya sekarang sudah cukup percaya diri untuk segera memulai usaha lain di bidang kuliner karena melihat bisnis ini sangat berkembang di Medan berkat adanya GrabFood,” tuturnya.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Subsidi Listrik 450 VA Dicabut, Negara Hemat Rp 22 Triliun

Subsidi Listrik 450 VA Dicabut, Negara Hemat Rp 22 Triliun

Whats New
Simak Cara Membuat NPWP Online, Mudah dan Cepat

Simak Cara Membuat NPWP Online, Mudah dan Cepat

Work Smart
[TREN LOVE KOMPASIANA] Move On Bukan Berarti Melupakan | Kriteria Pasangan Hidup, Good Looking atau Good Attitude?

[TREN LOVE KOMPASIANA] Move On Bukan Berarti Melupakan | Kriteria Pasangan Hidup, Good Looking atau Good Attitude?

Rilis
 Dukung Petani, Kementan Siapkan Stok Pupuk Subsidi 3 Kali Lipat

Dukung Petani, Kementan Siapkan Stok Pupuk Subsidi 3 Kali Lipat

Whats New
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Kapal di Gresik

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Kapal di Gresik

Whats New
Dukung Puasa Tetap Aman dan Nyaman, ShopeePay Hadirkan 'Super Online Deals'

Dukung Puasa Tetap Aman dan Nyaman, ShopeePay Hadirkan "Super Online Deals"

Whats New
Erick Thohir Hingga Sri Mulyani Digugat di PN Jakpus, Ini Perkaranya

Erick Thohir Hingga Sri Mulyani Digugat di PN Jakpus, Ini Perkaranya

Whats New
Menko Airlangga: Praktik Korupsi Terbukti Menghambat Laju Investasi

Menko Airlangga: Praktik Korupsi Terbukti Menghambat Laju Investasi

Rilis
Mudik Lebaran Dilarang, KAI Masih Jual Tiket Kereta Hingga 30 April

Mudik Lebaran Dilarang, KAI Masih Jual Tiket Kereta Hingga 30 April

Whats New
Garam Klungkung Bali Tembus Pasar AS, Omzet Penjual Capai Rp 100 Juta Per Bulan

Garam Klungkung Bali Tembus Pasar AS, Omzet Penjual Capai Rp 100 Juta Per Bulan

Smartpreneur
BCA Syariah Jalin Kerja Sama dengan Kemenag Untuk Kelola Dana Layanan Haji

BCA Syariah Jalin Kerja Sama dengan Kemenag Untuk Kelola Dana Layanan Haji

Rilis
LMKN: Tarif Royalti Musik dan Lagu di Indonesia Sudah Sangat Rendah

LMKN: Tarif Royalti Musik dan Lagu di Indonesia Sudah Sangat Rendah

Whats New
Luhut Minta KPK Pelototi Setiap Mega Proyek Pemerintah

Luhut Minta KPK Pelototi Setiap Mega Proyek Pemerintah

Whats New
Selama Ramadhan, KAI Izinkan Penumpang Sahur dan Buka Puasa di Kereta

Selama Ramadhan, KAI Izinkan Penumpang Sahur dan Buka Puasa di Kereta

Whats New
Ada 20 Perusahaan Dalam Proses IPO di BEI, Sektor Konsumer Paling Banyak

Ada 20 Perusahaan Dalam Proses IPO di BEI, Sektor Konsumer Paling Banyak

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X