Subsidi Gaji Tidak Diberikan untuk Peserta Kartu Prakerja

Kompas.com - 11/08/2020, 18:51 WIB
Warga mencari informasi tentang pendaftaran program Kartu Prakerja gelombang kedua di Jakarta, Senin (20/4/2020). Pemerintah membuka gelombang kedua pendaftaran program yang bertujuan memberikan keterampilan untuk kebutuhan industri dan wirausaha itu mulai Senin ini hingga dengan Kamis (23/4/2020) melalui laman resmi www.prakerja.go.id. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/wsj.
  *** Local Caption *** 
ANTARA/ADITYA PRADANA PUTRAWarga mencari informasi tentang pendaftaran program Kartu Prakerja gelombang kedua di Jakarta, Senin (20/4/2020). Pemerintah membuka gelombang kedua pendaftaran program yang bertujuan memberikan keterampilan untuk kebutuhan industri dan wirausaha itu mulai Senin ini hingga dengan Kamis (23/4/2020) melalui laman resmi www.prakerja.go.id. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/wsj. *** Local Caption ***

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan, bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan yang telah mengikuti program Kartu Prakerja dipastikan tidak mendapat subsidi gaji dari pemerintah.

"Saya kira begini ya, bagaimana sebisanya semua masyarakat itu bisa mendapatkan merasakan manfaat kehadiran negara. Sementara kita merasa karena yang harus dibantu itu banyak, alangkah baiknya tidak bertumpuk pada 1-2 orang," ujarnya di Jakarta, Selasa (11/8/2020).

"Jadi yang sudah mendapatkan Kartu Prakerja, ya berikan kesempatan itu kepada yang lainnya," ucapnya.

Baca juga: Tunggak Iuran BPJS Ketenagakerjaan, Pekerja Bisa Dapat Subsidi Gaji?

Dengan demikian, menurutnya, ada pemerataan bagi pekerja atau buruh yang terdampak pandemi virus corona (Covid-19) untuk mendapatkan manfaat subsidi upah dari pemerintah.

"Jadi, sementara ini kita lagi menggodok Permenakernya. Mudah-mudahan hari ini kelar. Sementara kita mengambil langkah agar pemerataan itu terjadi maka yang sudah penerima program Kartu Prakerja, ya tidak mengambil manfaat dari subsidi gaji," katanya.

Pemerintah memutuskan untuk menaikkan jumlah penerima manfaat program bantuan subsidi gaji dari 13,8 juta pekerja menjadi 15,7 pekerja dengan total anggaran Rp 37,7 triliun.

Bantuan subsidi gaji ini diberikan kepada pekerja formal atau buruh sebesar Rp 600.000 per bulan selama empat bulan sehingga total menjadi Rp 2,4 juta per orang.

Baca juga: Kemenaker: Payung Hukum untuk Subsidi Gaji Telah Rampung Dibahas

Pencairan bantuan dilakukan dalam dua tahap dan disalurkan setiap dua bulan sekali.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X