KILAS

Bangun Ekonomi Berkelanjutan, PGN Tingkatkan Kemampuan UMKM

Kompas.com - 12/08/2020, 08:52 WIB
Produksi roti rumahan Hedo Panko di wilayah Kedaton Lampung. Dok. Humas PGNProduksi roti rumahan Hedo Panko di wilayah Kedaton Lampung.

PGN pun memberikan edukasi kepada pelanggan terkait dengan keamanan dan pemakaian gas yang tepat.

“PGN konsisten memberikan simulasi dan edukasi sebelum gas tersambung, serta dilakukan serangkaian tekanan di pipa gas agar pelanggan mendapat sumber energi yang aman," ujarnya.

Tak hanya itu, Rachmat mengatakan, PGN berkomitmen pula menggerakkan UMKM melalui program kemitraan Corporate Social Responsibility (CSR) di desa binaan PGN.

Baca juga: Komisi VII Minta PGN Lakukan Inovasi Bisnis

"Program tersebut akan dilakukan di Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Sabar Subur, Tri Daya, Pagardewa, Kelompok Pengasap Ikan dan Resto Apung, Kelompok Rulaku dan Kelompok Perempuan Kreatif Mandiri (KPKM) Tembesi Tower," jelasnya.

Menurut dia, rata-rata UMKM yang berada di desa binaan PGN tersebut, bergerak di bidang kuliner, jual beli hasil pertanian, dan kebutuhan pokok.

"Di Desa Binaan Desa Panaran Pulau Lance Batam, kami juga berupaya membantu pengembangan program ekonomi kreatif dan memaksimalkan hasil dari kelembagaan koperasi dan UMKM yang ada,” jelas Rachmat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia berharao program ini dapat menambah pendapatan masyarakat, menyerap tenaga kerja dan mengurangi tingkat pengangguran di desa binaan tersebut.

Baca juga: Bersiap untuk Transformasi, PGN akan Lebih Fokus pada Bisnis Utama secara Berkelanjutan

Pada kesempatan itu, Rachmat mengaku, PGN masih mengawal pengelolaan Balai Ekonomi Desa (Balkondes) dan homestay Karangrejo serta Desa Binaan Kampung Palawija, Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah

Pengawalan itu akan dilakukan sampai masyarakat setempat dipastikan mampu mandiri dan berdaya saing.

“Kami berupaya menggerakkan kesiapan masyarakat untuk berwirausaha, meskipun masih taraf UMKM, dengan memberdayakan potensi kuliner dan kerajinan yang bisa dipasarkan kepada para wisatawan,” jelas Rachmat.

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.