BI: Kenaikan Harga Properti Residensial Melambat

Kompas.com - 12/08/2020, 11:33 WIB
Ilustrasi rumah. Dok. Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)Ilustrasi rumah.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kenaikan harga properti residensial melambat pada kuartal II 2020. Survei Harga Properti Residensial Bank Indonesia (BI) mengindikasikan berlanjutnya perlambatan kenaikan harga properti residensial di pasar primer.

Hal ini tercermin dari kenaikan Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) kuartal II 2020 sebesar 1,59 persen (yoy). Kenaikan lebih rendah dibandingkan dengan 1,68 persen (yoy) pada kuartal sebelumnya.

Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi Onny Widjanarko mengatakan, perkembangan ini disebabkan oleh perlambatan kenaikan harga pada properti residensial tipe kecil.

Baca juga: Cari Properti Berharga Miring? Ikuti Lelang BTN Ini

"Perlambatan IHPR diprakirakan akan berlanjut pada triwulan III 2020 dengan pertumbuhan sebesar 1,19 persen (yoy)," kata Onny dalam siaran pers, Rabu (12/8/2020).

Onny memaparkan, volume penjualan properti residensial pada kuartal II 2020 masih tercatat menurun.

Hasil survei mengindikasikan, penjualan properti residensial mengalami kontraksi 25,60 persen (yoy), meski tidak sedalam kontraksi 43,19 persen (yoy) pada kuartal sebelumnya.

"Penurunan penjualan properti residensial pada triwulan II 2020 terjadi pada seluruh tipe rumah," sebut Onny.

Hasil survei juga menunjukkan, pembiayaan pembangunan properti residensial oleh pengembang terutama bersumber dari nonperbankan.

Hal itu tecermin pada pembiayaan pembangunan yang bersumber dari dana internal pengembang, yang mencapai 67,67 persen dari total kebutuhan modal.

Sementara di sisi konsumen, pembelian properti residensial menggunakan fasilitas KPR sebagai sumber pembiayaan utama.

"Pangsa konsumen yang menggunakan fasilitas KPR dalam pembelian properti residensial adalah sebesar 78,41 persen," pungkas Onny.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X