Hong Kong Alami Resesi Sejak 2019, Apa Penyebabnya?

Kompas.com - 12/08/2020, 12:16 WIB
Sejumlah warga mengenakan masker di jalanan Hong Kong. Pemakaian masker kini diwajibkan di seluruh ruang publik. Foto diambil 24 Juli 2020. Yung Chi Wai Derek / Shutterstock.comSejumlah warga mengenakan masker di jalanan Hong Kong. Pemakaian masker kini diwajibkan di seluruh ruang publik. Foto diambil 24 Juli 2020.

HONG KONG, KOMPAS.com - Pandemi virus corona (Covid-19) memaksa Hong Kong berada di jurang resesi ekonomi yang lebih dalam. Tampaknya pun pemulihan ekonomi akan memakan waktu lebih lama.

Dilansir dari CNN, Selasa (11/8/2020), pertumbuhan ekonomi Hong Kong minus 9 persen secara tahunan (year on year/yoy) pada periode April-Juni 2020 menurut data awal otoritas Hong Kong.

Ini adalah kuartal keempat berturut-turut Hong Kong mengalami pertumbuhan ekonomi negatif. Adapun definisi teknikal resesi adalah ketika pertumbuhan ekonomi negatif terjadi selama dua kuartal berturut-turut.

Baca juga: Hong Kong di Jurang Resesi, Kenapa?

Hong Kong mengalami resesi pertama dalam satu dekade pada tahun lalu, disebabkan gelombang unjuk rasa anti pemerintah dan perang dagang AS-China. Kondisi kemudian diperparah dengan mewabahnya virus corona yang bermula di Wuhan, China.

Data pemerintah menunjukkan, pada kuartal I 2020 pertumbuhan ekonomi Hong Kong minus 9 persen. Angka ini lebih buruk dari yang sebelumnya dilaporkan.

"Ekonomi Hong Kong cenderung stabil pada kuartal lalu karena stimulus fiskal dan kuatnya permintaan di China daratan mengompensasi melemahnya konsumsi dan investasi," kata Martin Rasmussen, ekonom China di Capital Economics.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pandemi virus corona sangat memengaruhi ekonomi Hong Kong sepanjang kuartal II 2020. Namun, imbuh Rasmussen, lonjakan kasus baru virus corona memudarkan harapan pemulihan ekonomi.

Baca juga: Dampak Demo, Modal Asing Keluar dari Hong Kong 5 Miliar Dollar AS

Beberapa waktu lalu, ratusan kasus baru virus corona dilaporkan terjadi di Hong Kong. Otoritas setempat pun melarang adanya kerumunan, menutup sejumlah ruang publik, dan melarang makan di restoran.

Adapun dalam unggahan blog pada akhir pekan lalu, Sekretaris Keuangan Hong Kong Paul Chan menyatakan, Hong Kong harus melalui jalan yang terjal menuju pemulihan ekonomi. Pandemi virus corona dan memburuknya hubungan AS-China menambah ketidakpastian outlook ekonomi global.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apa Itu Kode Referral yang Sering Dipakai untuk Promosi?

Apa Itu Kode Referral yang Sering Dipakai untuk Promosi?

Earn Smart
Pertamina Distribusikan 1.335 Ton Oksigen ke 206 Rumah Sakit

Pertamina Distribusikan 1.335 Ton Oksigen ke 206 Rumah Sakit

Whats New
[TREN LOVE KOMPASIANA] 'Deep Talk' dengan Pasangan | Mengatasi Hubungan Beda Kota hingga Negara

[TREN LOVE KOMPASIANA] "Deep Talk" dengan Pasangan | Mengatasi Hubungan Beda Kota hingga Negara

Rilis
Bambang Brodjonegoro Diangkat Jadi Presiden Komisaris Oligo Infrastruktur

Bambang Brodjonegoro Diangkat Jadi Presiden Komisaris Oligo Infrastruktur

Whats New
Harga Cabai Rawit-Rokok Naik Tipis, BI Prediksi Inflasi Pekan Keempat Juli 0,01 Persen

Harga Cabai Rawit-Rokok Naik Tipis, BI Prediksi Inflasi Pekan Keempat Juli 0,01 Persen

Whats New
Berlaku Besok, Ini Jadwal Terbaru Operasional MRT Jakarta Selama PPKM

Berlaku Besok, Ini Jadwal Terbaru Operasional MRT Jakarta Selama PPKM

Rilis
Indonesia Bikin Laptop Merah Putih, Berapa Besar Kandungan Lokalnya?

Indonesia Bikin Laptop Merah Putih, Berapa Besar Kandungan Lokalnya?

Whats New
Pemerintah Berencana Ganti PPnBM dengan PPN, Apa Bedanya?

Pemerintah Berencana Ganti PPnBM dengan PPN, Apa Bedanya?

Whats New
Sandiaga Uno: Masyarakat Jangan Pilih-pilih Vaksin

Sandiaga Uno: Masyarakat Jangan Pilih-pilih Vaksin

Whats New
BFI Finance Bukukan Laba Bersih Rp 487,4 Miliar Sepanjang Semester I 2021

BFI Finance Bukukan Laba Bersih Rp 487,4 Miliar Sepanjang Semester I 2021

Rilis
Logonya Muncul di Poster Demo Jokowi End Game, Ini Penjelasan ShopeeFood

Logonya Muncul di Poster Demo Jokowi End Game, Ini Penjelasan ShopeeFood

Whats New
[TREN FOODIE KOMPASIANA] Resep Mengolah Daging Kurban: Tengkleng Jeroan dan Roulade | Resep Banana Chocolate Chip Cookies

[TREN FOODIE KOMPASIANA] Resep Mengolah Daging Kurban: Tengkleng Jeroan dan Roulade | Resep Banana Chocolate Chip Cookies

Rilis
Subholding Gas Salurkan Bantuan 50 Tabung Oksigen ke RS UGM Yogyakarta

Subholding Gas Salurkan Bantuan 50 Tabung Oksigen ke RS UGM Yogyakarta

Rilis
Kemenparekraf Gelar Vaksinasi Tanpa Surat Domisili, Ini Jadwal dan Lokasinya

Kemenparekraf Gelar Vaksinasi Tanpa Surat Domisili, Ini Jadwal dan Lokasinya

Whats New
Dukung Pengembangan SDM, ANJ Jalankan Program PAUD dan TK di Papua Barat

Dukung Pengembangan SDM, ANJ Jalankan Program PAUD dan TK di Papua Barat

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X