Pemerintah Kaji Kemungkinan Beri Subsidi Pulsa bagi Guru dan Murid

Kompas.com - 12/08/2020, 18:30 WIB
Saphira Anjani, siswi SMP Negeri 40, melakukan pembelajaran jarak jauh di dalam rumahnya di RT 003 RW 006 Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (12/8/2020). Selama pandemi Covid-19, Anak-anak memanfaatkan televisi yang ada untuk mengikuti pelajaran sekolah yang disiarkan oleh TVRI.  Selain itu, mereka juga mengerjakan tugas sekolah yang diberikan oleh guru melalui aplikasi pesan singkat. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGSaphira Anjani, siswi SMP Negeri 40, melakukan pembelajaran jarak jauh di dalam rumahnya di RT 003 RW 006 Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (12/8/2020). Selama pandemi Covid-19, Anak-anak memanfaatkan televisi yang ada untuk mengikuti pelajaran sekolah yang disiarkan oleh TVRI. Selain itu, mereka juga mengerjakan tugas sekolah yang diberikan oleh guru melalui aplikasi pesan singkat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Pelaksana Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Erick Thohir mengatakan, saat ini pemerintah tengah mengkaji untuk memberikan subsidi pulsa bagi para tenaga pengajar dan murid.

Sebab, selama pandemi Covid-19 mendera Indonesia, proses belajar mengajar dilakukan secara daring.

“Kemarin Kominfo sendiri bersama Menkeu dan Mendikbud sekarang sedang mempelajari apakah ada juga bantuan subsidi pulsa untuk dosen, guru dan para murid,” ujar Erick dalam webinar, Rabu (12/8/2020).

Baca juga: Pemerintah Pastikan Insentif Rp 600.000 Per Bulan Masuk ke Kantong Karyawan

Kendati begitu, Erick belum bisa menjelaskan secara rinci mengenai kebijakan tersebut. Hal itu dikarenakan Erick bukan menteri terkait yang tengah melakukan pembahasan ini.

“Tapi saya juga belum bisa presentasi detil karena itu digodok kementerian lain,” kata pria yang juga menjabat Menteri BUMN itu.

Namun, lanjut Erick, BUMN melalui PT Telkomsel telah memberikan subsidi pulsa murah bagi para pengajar dan murid-murid.

“Tapi Telkom bersama Kominfo sudah memberikan pulsa murah sebanyak Rp 1,7 triliun,” ucap dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X