Luhut Sempat Khawatir Saat Pariwisata Bali Kembali Dibuka, Mengapa?

Kompas.com - 12/08/2020, 18:50 WIB
Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memberikan kuliah umum kepada ratusan perwira TNI, di Jakarta, Rabu (8/7/2020). Dokumentasi Humas Kemenko Kemaritiman dan InvestasiMenko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memberikan kuliah umum kepada ratusan perwira TNI, di Jakarta, Rabu (8/7/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan kekhawatirannya, sejak kembali dibukanya pariwisata di Banyuwangi dan Bali di tengah kondisi pandemi virus corona (Covid-19).

Dengan dibukanya kembali daerah wisata Banyuwangi dan Bali, sambung Luhut, terjadi kenaikan jumlah wisatawan domestik.

Kondisi tersebut sekaligus dibarengi penurunan kasus masyarakat yang terinfeksi di Bali dan juga tingkat kesembuhan yang meningkat.

Baca juga: Luhut: Kita Membuka Bali Bukan Asal Buka!

"Ini yang hal yang perlu kita contoh, yang tadi saya khawatirkan dengan adanya turis ini dibuka maka Bali mungkin akan naik (kasus positifnya). Tapi ternyata tidak begitu," ungkapnya dalam webinar bertajuk Percepatan Reaktivasi Sektor Pariwisata dalam Adaptasi Kebiasaan Baru, Rabu (12/8/2020).

Kembali dia jelaskan, sejak terjadinya pandemi virus corona, sektor pariwisata paling terdampak signifikan. Hal ini tercermin dari penurunan jumlah wisata asing dan devisa Indonesia.

Dia menyebut, pada bulan Mei 2020, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perjalanan wisatawan turun hampir 100 persen dibanding bulan-bulan sebelumnya.

Kemudian, Bank Indonesia (BI) juga menyatakan, perolehan devisa pariwisata RI turun 97,3 persen secara tahunan atau year on year (yoy) dari 1.119 juta dollar AS, menjadi 31 juta dollar AS. Lalu, 184.000 tenaga kerja pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif juga turut terpukul.

Baca juga: Luhut Puji Penanganan Covid di Banyuwangi Baik Wisata Pun Dibuka

"Jadi (perolehan devisa) 1 miliar dollar AS lebih menjadi tinggal 31 juta dollar AS. Saya kira bapak ibu sekalian merasakan betapa sepinya daerah-daerah itu," katanya.

Luhut kembali mengatakan, pemulihan pariwisata dengan pergerakan wisatawan domestik menjadi strategi pemerintah saat ini.

Sebab, Indonesia memiliki potensi wisatawan domestik yang sangat besar dengan 300 juta perjalanan tiap tahunnya pada tahun 2019.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[KURASI KOMPASIANA] Langkah Mudah Beli Rumah DP Nol Persen | Kelola Penghasilan dengan 'Jirolupat' | Ingat 3 Hal Ini Sebelum Berutang

[KURASI KOMPASIANA] Langkah Mudah Beli Rumah DP Nol Persen | Kelola Penghasilan dengan "Jirolupat" | Ingat 3 Hal Ini Sebelum Berutang

Rilis
Berapa Gaji Pokok yang Didapatkan CPNS dan PPPK Lulusan SMA/SMK?

Berapa Gaji Pokok yang Didapatkan CPNS dan PPPK Lulusan SMA/SMK?

Whats New
Rute KA Mutiara Timur Diperpanjang Jadi Ketapang-Surabaya-Yogyakarta

Rute KA Mutiara Timur Diperpanjang Jadi Ketapang-Surabaya-Yogyakarta

Whats New
OJK: Saat Ini Ada 60 Bank Wakaf Mikro di Indonesia

OJK: Saat Ini Ada 60 Bank Wakaf Mikro di Indonesia

Whats New
Ini Jurus Pemerintah Dongkrak Sektor Industri Untuk Pemulihan Ekonomi Nasional

Ini Jurus Pemerintah Dongkrak Sektor Industri Untuk Pemulihan Ekonomi Nasional

Rilis
Penumpang Buka Jendela Darurat, Wings Air Ganti Pakai Pesawat Lain

Penumpang Buka Jendela Darurat, Wings Air Ganti Pakai Pesawat Lain

Whats New
Cara Membuka Tabungan Emas Pegadaian, Syarat, Biaya, dan Kekurangannya

Cara Membuka Tabungan Emas Pegadaian, Syarat, Biaya, dan Kekurangannya

Spend Smart
Tarif Retribusi dan Pajak Daerah di Tangan Jokowi, Setoran ke Pemda Makin Seret?

Tarif Retribusi dan Pajak Daerah di Tangan Jokowi, Setoran ke Pemda Makin Seret?

Whats New
Kampus Vokasi Kementerian ESDM Buka Penerimaan Baru Untuk Lulusan SMA Sederajat

Kampus Vokasi Kementerian ESDM Buka Penerimaan Baru Untuk Lulusan SMA Sederajat

Rilis
Menhub Beri Lampu Hijau Sinarmas Bangun Stasiun Jatake

Menhub Beri Lampu Hijau Sinarmas Bangun Stasiun Jatake

Rilis
IHSG Menguat 0,27 Persen Dalam Sepekan, Ini Prediksi Untuk Pekan Depan

IHSG Menguat 0,27 Persen Dalam Sepekan, Ini Prediksi Untuk Pekan Depan

Whats New
Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan di Level Rp 923.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan di Level Rp 923.000 per Gram

Whats New
Ini Jenis-jenis Pinjaman dan Bunga di Pegadaian Terbaru

Ini Jenis-jenis Pinjaman dan Bunga di Pegadaian Terbaru

Earn Smart
Aturan Baru Jokowi, Pemda Tak Bisa Asal Pungut Pajak dan Retribusi

Aturan Baru Jokowi, Pemda Tak Bisa Asal Pungut Pajak dan Retribusi

Whats New
Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 13 Ditutup Siang Ini

Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 13 Ditutup Siang Ini

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X