Luhut: Ini 3 Komitmen Pemerintah Tingkatkan Wisata dan Ekonomi Kreatif

Kompas.com - 12/08/2020, 21:37 WIB
Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menjadi pembicara dalan webinar virtual Diseminasi Laporan Perekonomian Provinsi (LPP) Kaltim Periode Mei 2020, Jakarta, Jumat (10/7/2020). Dokumentasi Humas Kemenko Kemaritiman dan InvestasiMenko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menjadi pembicara dalan webinar virtual Diseminasi Laporan Perekonomian Provinsi (LPP) Kaltim Periode Mei 2020, Jakarta, Jumat (10/7/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memberikan arahan kepadanya agar pariwisata Indonesia berfokus pada capaian kualitas.

Tujuannya, agar wisatawan lebih lama tinggal di lokasi wisata tersebut sehingga terjadi peningkatan pengeluaran dari mereka.

Maka dari itu, pemerintah terus berupaya untuk mulai membangun destinasi berkualitas dengan menganggarkan stimulus Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp 3,8 triliun diperuntukan bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

" Pemerintah juga berupaya untuk memantik pergerakan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif melalui penyerapan anggaran belanja pemerintah, Hal ini direalisasikan dalam tiga bentuk komitmen," katanya pada webinar virtual, Rabu (12/8/2020).

Baca juga: Menteri Teten: Bantuan Produktif Usaha Mikro Rp 2,4 juta Dicairkan 17 Agustus 2020

"Pertama, melalui belanja produk barang dan jasa pemerintah untuk UMKM ada anggaran Rp 321 triliun hingga akhir tahun. Nah ini, kita harus bagaimana membelanjakan ini dengan baik untuk menggerakkan ekonomi kita di bawah," sambung Luhut.

Kedua lanjut dia, melalui Gerakan Bangga Buatan Indonesia (GBBI) untuk mendorong UMKM menggunakan platform digital. Dari data yang dia miliki, hingga kini sudah lebih dari 1,4 juta UMKM yang mulai beralih ke penjualan menggunakan platform digital.

"Artinya, pada awal 2020, hanya terdapat 8 juta yang masuk ke ekosistem digital. Sekarang, sudah mencapai 9,4 juta unit UMKM. Penjualan UMKM di platform digital juga meningkat berkali-kali lipat. Ini kesempatan yang baik yang harus turut kita tingkatkan dalam UMKM ekonomi kreatif," ujarnya.

Selanjutnya ketiga, dengan peningkatan aktivitas dan kegiatan pemerintah pusat di daerah.

Menurut mantan Menko Polhukam ini, setiap kegiatan pemerintah pusat di daerah mempunyai dampak terhadap perekonomian daerah termasuk penciptaan lapangan kerja.

"Di sini saya minta bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian, pemerintah daerah ini harus mengambil dan melakukan berbagai inovasi terbaru. Apa yang dilakukan oleh Banyuwangi dan Bali untuk proses reaktivasi wisata dapat menjadi contoh yang baik bagi daerah lainnya," katanya.

Baca juga: Lembaga Keuangan AS Surati Luhut, Ingin Investasi di 3 Sektor Ini



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X