Luhut: Perusahaan Teknologi Hong Kong Akan Investasi 2,6 Miliar Dollar AS di RI

Kompas.com - 13/08/2020, 13:25 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan melakukan kunjungan kerja ke Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (30/7/2020). Dokumentasi Humas Kemenko Kemaritiman dan InvestasiMenteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan melakukan kunjungan kerja ke Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (30/7/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, angka investasi asing secara langsung (foreign direct investment/FDI) di Indonesia dianggap masih tinggi.

Apalagi nanti bertambahnya satu investor asing, perusahaan asal Hong Kong, Amperex Technology Limited (ATL) ke Tanah Air. Adapun nilai investasi sebesar 2,6 miliar dollar AS atau setara Rp 3,8 triliun.

"Malah kemarin si ATL mengumumkan kemarin akan investasi lagi lithium baterai 2,6 miliar dollar AS. Jadi saya sangat confident bahwa kita ini semakin baik ke depan," katanya saat menjadi pembicara dalam Rapat Kerja dan Koordinasi Nasional (Rakerkornas) Apindo secara daring, Kamis (13/8/2020).

Baca juga: Lembaga Keuangan AS Surati Luhut, Ingin Investasi di 3 Sektor Ini

Luhut juga mengajak para pengusaha untuk berinvestasi meski di masa pandemi Covid-19. Dia juga menjanjikan akan membantu para investor yang terhambat dalam urusan investasi.

"Teman-teman sekalian, jangan ragu untuk investasi, investasi saja. Kalau ada masalah (soal investasi), beritahu kita. Kita pasti bantu, enggak ada urusan," ucapnya.

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sebelumnya melaporkan, realisasi investasi Indonesia sebesar Rp 191,9 triliun sepanjang April-Juni 2020.

Realiasi di kuartal II-2020 itu mengalami penurunan 4,3 persen dibandingkan periode yang sama di 2019 yang sebesar Rp 200,5 triliun.

Begitu pula dibandingkan dengan kuartal I-2020 yang sebesar Rp 210,7 trilun, tercatat turun 8,9 persen.

Baca juga: Kepala BKPM: Dulu Investasi Pilih-pilih, Sekarang yang Penting Masuk

Realiasi kuartal II-2020 ditopang oleh investasi langsung dari asing (Penanaman Modal Asing/PMA) yang menyumbang 50,9 dari total investasi.

Sedangkan investasi dari dalam negeri (Penanaman Modal Dalam Negeri/PMDN) menyumbang 49,1 persen dari total investasi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X