PMN Diklaim Jadi Kunci Penyelesaian Kasus Jiwasraya

Kompas.com - 13/08/2020, 14:01 WIB
Ilustrasi Jiwasraya KONTAN/Cheppy A. MuchlisIlustrasi Jiwasraya

JAKARTA, KOMPAS.com - Pakar asuransi Irvan Rahardjo menilai pandemi virus corona (Covid-19) jangan sampai jadi alasan pemerintah menunda untuk merestrukturisasi PT Asuransi Jiwasraya.

Menurutnya, penundaan itu akan membuat beban yang harus dibayarkan oleh perseroan semakin bengkak, mengingat utang Rp 52 triliun terus menggulirkan bunga setiap hari.

“Jadi, ini ( utang Jiwasraya) akan makin bengkak dengan sendirinya," ujar Irvan, Kamis (13/8/2020).

Baca juga: Laporan Keuangan Jiwasraya Tahun 2019 Terbit, Begini Kondisinya

Selain itu, dia menjelaskan, juga adanya hambatan di Kementerian Keuangan dalam persetujuan Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk penyehatan sektor keuangan nasional.

"Jika lembaga yang dipimpin Sri Mulyani Indrawati memberikan kepastian PMN, tentu akan menjadi katalisator menguraikan permasalahan Jiwasraya," katanya.

Sementara, lanjut Irvan, jangan sampai penanganan restrukturisasi ini pun jadi terbelakang karena pemerintah tengah fokus terhadap Covid-19.

"Ini kasus terjadi jauh sebelum Covid-19. Seharusnya tidak ada alasan,” tutur dia.

Di sisi lain, dia berharap Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bisa lebih keras dan tegas untuk meminta pemerintah mengambil jalan restrukturisasi.

Baca juga: Pemerintah Pertimbangkan Opsi Lain Tangani Kerugian Jiwasraya

Hal tersebut karena pemerintah dinilai Irvan sudah mengulur waktu dan kurang memberikan perhatian atas sektor asuransi.

“Saya tegaskan, jangan menggunakan dalih Covid-19 untuk tidak segera menyelesaikan kasus Jiwasraya,” pungkasnya. (Yanuar Riezqi Yovanda)

 

Berita ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul: Penyertaan Modal Negara Diklaim Jadi Kunci Penyelesaian Kasus Jiwasraya



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wika dan CNI Bangun Pabrik Nikel di Kolaka

Wika dan CNI Bangun Pabrik Nikel di Kolaka

Whats New
Pengusaha Sebut Hanya 3 Persen Pekerja yang Bekerja di Perusahaan Besar

Pengusaha Sebut Hanya 3 Persen Pekerja yang Bekerja di Perusahaan Besar

Whats New
Nadine Chandrawinata: Selain Plastik, Sampah Puntung Rokok Juga Banyak Ditemukan di Laut

Nadine Chandrawinata: Selain Plastik, Sampah Puntung Rokok Juga Banyak Ditemukan di Laut

Whats New
Pengusaha Ingin Buruh Tak Sekadar Demo, tapi Berdialog untuk Menyelesaikan Masalah

Pengusaha Ingin Buruh Tak Sekadar Demo, tapi Berdialog untuk Menyelesaikan Masalah

Whats New
[POPULER DI KOMPASIANA] Menyiapkan Guru Masa Depan | Siap-siap 5G | 7 Kesalahan dalam Bisnis

[POPULER DI KOMPASIANA] Menyiapkan Guru Masa Depan | Siap-siap 5G | 7 Kesalahan dalam Bisnis

Rilis
Luhut: Saya Enggak Mau Lama-lama, Kerjaan Saya Banyak

Luhut: Saya Enggak Mau Lama-lama, Kerjaan Saya Banyak

Whats New
Menaker Akui Iklim Terciptanya Lapangan Kerja Baru Masih Belum Bersahabat

Menaker Akui Iklim Terciptanya Lapangan Kerja Baru Masih Belum Bersahabat

Whats New
779 Warga Kota Serang Dapat Kompensasi Tumpahan Minyak dari Pertamina

779 Warga Kota Serang Dapat Kompensasi Tumpahan Minyak dari Pertamina

Whats New
7 Posisi Menteri yang Pernah Dijabat Luhut, Apa Saja?

7 Posisi Menteri yang Pernah Dijabat Luhut, Apa Saja?

Whats New
Menaker Sebut Nilai Upah Minimum RI Tak Sepadan dengan Produktivitas Pekerja yang Rendah

Menaker Sebut Nilai Upah Minimum RI Tak Sepadan dengan Produktivitas Pekerja yang Rendah

Whats New
Ini 7 Kiat Sukses Calon Pemimpin ala Gubernur BI

Ini 7 Kiat Sukses Calon Pemimpin ala Gubernur BI

Rilis
KKP Bantu Permodalan Pembudi Daya Rumput Laut di Sulsel

KKP Bantu Permodalan Pembudi Daya Rumput Laut di Sulsel

Whats New
Kemenkeu Beri Pinjaman Rp 650 Miliar ke Perumnas untuk Penyediaan Satu Juta Rumah

Kemenkeu Beri Pinjaman Rp 650 Miliar ke Perumnas untuk Penyediaan Satu Juta Rumah

Whats New
Pulihkan Ekonomi, Mendag Dorong Penguatan Kerja Sama Indonesia-Malaysia-Thailand

Pulihkan Ekonomi, Mendag Dorong Penguatan Kerja Sama Indonesia-Malaysia-Thailand

Rilis
Jadi Polemik di RI, Berapa Harga Lobster di Pasar Dunia?

Jadi Polemik di RI, Berapa Harga Lobster di Pasar Dunia?

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X