Teten Minta Koperasi Masuk ke Sektor Riil

Kompas.com - 13/08/2020, 14:38 WIB
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. Dok KEMENTERIAN KUKMMenteri Koperasi dan UKM Teten Masduki.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki meminta koperasi untuk masuk ke sektor riil seperti sektor kelautan hingga sawit.

Menurut dia, jumlah koperasi sektor riil yang ada di Indonesia tergolong kecil jika dibandingkan dengan jumlah Koperasi Simpan Pinjam (KSP).

"Koperasi simpan pinjam itu masih dominan ada sebesar 59,9 persen dan sektor riil itu masih kecil, padahal sektor ini sangat penting ke depannya," ujarnya dalam diskusi yang bertemakan "Masihkah Koperasi Menjadi Andalan?" yang disiarkan secara virtual, Kamis (13/8/2020).

Baca juga: Cara agar Koperasi dan UMKM Bangkit di Masa Pandemi Corona

Teten mengatakan, pihaknya akan mendorong koperasi agar mau masuk ke sektor-sektor yang memiliki keunggulan domestik seperti pertanian, kelautan hingga komoditas.

"Kita tahu kita punya alam yang banyak, banyak potensi yang bisa kita dapatkan di sektor pertanian, kelautan dan komoditas. Kita harus dorong koperasi-koperasi kita masuk ke sektor itu," katanya.

Indonesia lanjut dia, memiliki potensi besar yang ada di laut. Dia pun meminta koperasi bisa dan mau masuk ke sektor ini

Apalagi menurut dia laut Indonesia memiliki kekayaan yang banyak dan bahan baku yang lengkap.

"Bisa dikatakan 100 persen bahan bakunya lengkap. Dengan terhubungnya koperasi kita di sektor-sektor riil tadi, koperasi bisa menjadi perpanjangan rantai produksi dari para petani, nelayan atau pernak untuk terhubung ke market yang lebih besar," jelas dia.

Baca juga: Teten: Koperasi dan BMT Bisa Dapat Dana Bergulir hingga Rp 100 Miliar



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X