Tower SUTET Roboh di Sumedang, PLN Pastikan Pasokan Listrik Aman

Kompas.com - 13/08/2020, 15:34 WIB
Empat pekerja tewas tertimpa tiang penyangga tower Sutet di Tanjungsari, Sumedang, Jawa Barat, Rabu (12/8/2020) petang. Dok. Koramil Tanjungsari/KOMPAS.com KOMPAS.COM/AAM AMINULLAHEmpat pekerja tewas tertimpa tiang penyangga tower Sutet di Tanjungsari, Sumedang, Jawa Barat, Rabu (12/8/2020) petang. Dok. Koramil Tanjungsari/KOMPAS.com

JAKARTA, KOMPAS.com - PT PLN (Persero) memastikan pasokan listrik untuk wilayah Sumedang dan sekitarnya tidak terganggu akibat robohnya tiang penyangga tower saluran udara tenaga tinggi ( SUTET) di Kecamatan Tanjung Sari, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Sebagaimana diketahui, sebuah tower SUTET setinggi 20 meter di Desa Margaluyu, Kecamatan Tanjungsari, Sumedang, Jawa Barat, roboh pada Rabu (12/8/2020).

EVP Corporate Communication & CSR PLN, Agung Murdifi, memastikan, tower yang roboh tersebut merupakan tower emergensi yang tidak bertegangan.

Baca juga: Tiang Penyangga Menara SUTET Roboh, 4 Pekerja Tewas

“Kami memastikan bahwa robohnya tiang SUTT tersebut tidak berdampak pada penyaluran pasokan listrik di wilayah Sumedang dan sekitarnya. Tower tersebut merupakan tower emergensi yang sudah tidak bertegangan,” ujarnya, dalam keterangan tertulis, dikutip Kamis (13/8/2020).

Lebih lanjut Agung menjelaskan, sebelumnya terdapat pekerjaan relokasi 2 tower terkait dengan pengerjaan proyek pembangunan jalan tol Cisumdawu. Dua tower SUTT 150 kV tersebut menghubungan GI Rancaekek – GI New Kadipaten.

Pengerjaan relokasi kedua tower tersebut dilakukan oleh satuan kerja proyek tol Cisumdawu.

“Perlu kami tegaskan di sini bahwa pengerjaan tower emergensi tersebut bukan dilakukan oleh PLN, “ ucap Agung.

Baca juga: Proyek KA Cepat Jakarta-Bandung Terkendala Sungai hingga SUTET

Sebelumnya diberitakan, sebuah tower SUTT setinggi 20 meter roboh dan menimpa 4 pekerja di Desa Margaluyu, Kecamatan Tanjungsari, Sumedang, Jawa Barat, pada Rabu kemarin.

Akibatnya, empat pekerja tewas tertimpa. Keempat korban tewas adalah Wawan (42), Andri (26), Yadi (40), dan Mansyur (60), warga Desa Cisitu, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut.

Komandan Koramil Tanjungsari Kapten Infanteri Dedi Ruanto, tower tersebut ambruk saat hendak dibongkar. 

"Tiang  Sutet tersebut ambruk dan menimpa empat pekerja ini saat sedang dibongkar," tutur Dedi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X