Libur Panjang, ASDP Catat 35.454 Orang Menyeberang dari Jawa ke Sumatera

Kompas.com - 16/08/2020, 15:18 WIB
Ilustrasi: Sejumlah kendaraan antre memasuki kapal ferry di Pelabuhan Merak, Banten, Selasa (24/12/2019) dini hari. ANTARA FOTO/MUHAMMAD BAGUS KHOIRIlustrasi: Sejumlah kendaraan antre memasuki kapal ferry di Pelabuhan Merak, Banten, Selasa (24/12/2019) dini hari.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengungkapkan, terjadi peningkatan signifkan jumlah penumpang dan kendaraan yang menyeberang melalui Pelabuhan Merak, Banten jelang libur panjang HUT ke-75 RI dan Tahun Baru Islam 1442 H.

Corporate Secretary ASDP Shelvy Arifin mengungkapkan, trafik penumpang dan kendaraan yang menyeberang ke Sumatera diperkirakan meningkan meningkat sekitar 30-40 persen pada periode libur panjang kali ini, dibandingkan hari normal.

"Libur Hari Kemerdekaan dan Tahun Baru Islam yang berdekatan dan kembali jatuh di akhir pekan, sehingga mendorong masyarakat untuk melakukan perjalanan keluar kota, termasuk dari Jawa ke Sumatera. Sejak Jumat kemarin malam, arus penumpang dan kendaraan cukup tinggi," jelasnya dalam keterangan tertulis, Minggu (16/8/2020).

Baca juga: ASDP Kembali Angkut Penumpang, Bagaimana Cara Beli Tiketnya?

ASPD mencatat sejak Jumat (14/8/2020) hingga Sabtu (15/8/2020) sudah sebanyak 35.454 orang penumpang menyeberang dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak. Jumlah ini naik 19,16 persen dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebanyak 26.676 orang.

Kemudian untuk kendaraan roda dua tercatat 1.849 unit atau naik 97,54 persen dibandingkan periode sama tahun lalu sebanyak 936 unit. Lalu, mobil pribadi tercatat sebanyak 4.249 unit atau naik 65,46 persen dibandingkan periode sama tahun lalu sebanyak 2.568 unit.

Untuk kendaraan roda empat/lebih tercatat sebanyak 7.191 unit atau naik 34,99 persen dibandingkan periode sama tahun lalu sebanyak 5.327 unit.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sehingga total kendaraan yang menyeberang dari Merak ke Bakauheni tercatat 9.040 unit atau naik 44,34 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 6.263 unit.

Shelvy menyatakan, pihaknya mengimbau para pengguna jasa moda transportasi laut ini untuk melakukan reservasi tiket secara online melalui Ferizy.com, yang dapat dilakukan mulai H-60 hingga maksimal 2 jam sebelum keberangkatan.

Adapun ketentuan pemesanan maksimal 2 jam sebelum keberangkatan ini khusus untuk antisipasi peak season libur HUT ke-75 RI dan Tahun Baru Islam 1442 H.

"Karena itu kami mengimbau kepada pengguna jasa kapal ekspres, khususnya di lintas Merak-Bakauheni agar melakukan perjalanan di pagi hari," ujarnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berawal dari Kekhawatiran, 2 Startup Ini Kembangkan Produk untuk Berdayakan UMKM Indonesia

Berawal dari Kekhawatiran, 2 Startup Ini Kembangkan Produk untuk Berdayakan UMKM Indonesia

Work Smart
AS, Filipina, dan India Sumbang Surplus Neraca Perdagangan RI pada Mei 2021

AS, Filipina, dan India Sumbang Surplus Neraca Perdagangan RI pada Mei 2021

Whats New
Turun Rp 12.000, Simak Rincian Harga Emas Batangan Antam Hari Ini

Turun Rp 12.000, Simak Rincian Harga Emas Batangan Antam Hari Ini

Whats New
Bisnis Konvensional Perlu Beradaptasi dengan Digital, Ini Alasannya

Bisnis Konvensional Perlu Beradaptasi dengan Digital, Ini Alasannya

Rilis
Menangkal Ancaman Masa Depan Bisnis Penerbangan Indonesia

Menangkal Ancaman Masa Depan Bisnis Penerbangan Indonesia

Whats New
Gara-gara Sinyal The Fed, Dana Rp 144 Triliun Kabur dari Negara Berkembang Asia

Gara-gara Sinyal The Fed, Dana Rp 144 Triliun Kabur dari Negara Berkembang Asia

Whats New
Sejarah Coca-Cola, Bermula dari Minuman Obat Racikan Apoteker

Sejarah Coca-Cola, Bermula dari Minuman Obat Racikan Apoteker

Whats New
Manajemen BATA Tepis Isu PHK Besar-Besaran hingga Kembali Tutupnya Gerai

Manajemen BATA Tepis Isu PHK Besar-Besaran hingga Kembali Tutupnya Gerai

Whats New
Wall Street Melemah Terseret Proyeksi The Fed atas Kenaikan Suku Bunga 2023

Wall Street Melemah Terseret Proyeksi The Fed atas Kenaikan Suku Bunga 2023

Whats New
Ini Strategi BNI Genjot Penyaluran Kredit di Masa Pandemi

Ini Strategi BNI Genjot Penyaluran Kredit di Masa Pandemi

Whats New
[POPULER MONEY] Rekrutmen ASN Sebelum 30 Juni | Kapitalisasi Pasar Coca-Cola Menguap Rp 56,8 Triliun

[POPULER MONEY] Rekrutmen ASN Sebelum 30 Juni | Kapitalisasi Pasar Coca-Cola Menguap Rp 56,8 Triliun

Whats New
Bakal IPO Pertengahan Agustus, Bukalapak Targetkan Dana Rp 11,2 Triliun

Bakal IPO Pertengahan Agustus, Bukalapak Targetkan Dana Rp 11,2 Triliun

Whats New
Status PKPU Telah Dicabut, Dirut BATA: Sifatnya Utang Bisnis, Itu Normal

Status PKPU Telah Dicabut, Dirut BATA: Sifatnya Utang Bisnis, Itu Normal

Whats New
[TREN BOLA KOMPASIANA] 'Playmaker In Chief' Milik Denmark | Cara Prancis Taklukkan Jerman | Messi di Copa America 2021

[TREN BOLA KOMPASIANA] "Playmaker In Chief" Milik Denmark | Cara Prancis Taklukkan Jerman | Messi di Copa America 2021

Rilis
Optimistis di Tengah Pandemi, Sepatu Bata Fokus pada 2 Hal Ini

Optimistis di Tengah Pandemi, Sepatu Bata Fokus pada 2 Hal Ini

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X