Sudah 12 Negara yang Kini Alami Resesi

Kompas.com - 17/08/2020, 10:44 WIB
Ilustrasi resesi ekonomi shutterstock.comIlustrasi resesi ekonomi

Bank sentral menyatakan, penyebab kontraksi adalah ekonomi tengah menghadapi guncangan dari sisi penawaran (supply) dan permintaan (demand) dan adanya langkah-langkah mitigasi penyebaran Covid-19.

Alhasil, Bank Negara Malaysia merevisi target pertumbuhan dengan penyusutan antara 3,5 persen hingga 5,5 persen pada 2020. Sebelumnya, bank sentral memprediksi negaranya masih bisa turun 0,5 persen hingga -2 persen.

Perekonomian selanjutnya diproyeksikan akan pulih dengan pertumbuhan antara 5,5 persen dan 8,0 persen pada tahun 2021.

Baca juga: Ini 10 Negara Jatuh Resesi akibat Pandemi, Bagaimana dengan Indonesia?

2. Polandia

Selain Malaysia, Polandia mengumumkan negaranya mengalami resesi belum lama ini. Badan Statistik Polandia menyatakan, Polandia mengalami resesi pertamanya sejak akhir era komunis lebih dari 30 tahun lalu.

Di kuartal II 2020, perekonomian menyusut -8,9 persen karena efek karantina wilayah (lockdown), setelah terkontraksi -0,4 persen pada kuartal I 2020.

Resesi yang didefinisikan sebagai kontraksi ekonomi dua kuartal berturut-turut, membuat Polandia resmi mengalami resesi teknikal.

Mengutip Aljazeera, Polandia kali ini tak bisa selamat dari resesi. Padahal negara itu merupakan negara anggota Uni Eropa satu-satunya yang bisa menghindari resesi selama krisis keuangan global tahun 2008-2009.

Polandia diketahui telah menikmati tingkat pertumbuhan yang sehat hingga sekarang. Pada 2019, Produk domestik bruto (PDB) tumbuh sebesar 4,1 persen, sedikit lebih rendah dari realisasi 5,3 persen di tahun 2018.

Akibat pandemi Covid-19, Pemerintah setempat memperkirakan ekonomi minus 3,4 persen tahun 2020, turun dari prognosis sebelumnya dengan pertumbuhan 3,7 persen.

Baca juga: Mengenal Bedanya Resesi dan Depresi, Lebih Parah Mana?

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X