Lewat Kinerja Perusahaan, Bos Freeport Sebut Ekonomi Papua Tumbuh 4,2 Persen

Kompas.com - 17/08/2020, 19:03 WIB
Aktivitas PT Freeport Indonesia (PTFI) di tambang Grasberg Papua, Indonesia Dok. Humas PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM Aktivitas PT Freeport Indonesia (PTFI) di tambang Grasberg Papua, Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, pertumbuhan ekonomi nasional mengalami kontraksi sebesar 5,23 persen. Namun, jika dilihat berdasarkan daerah, perekonomian di Papua tercatat masih tumbuh positif sebesar 4,2 persen.

Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI), Tony Wenas mengatakan, pihaknya menjadi salah satu kontributor utama yang membuat pertumbuhan ekonomi Papua tetap positif.

Berdasarkan data yang dipaparkan oleh BPS, usaha pertambangan dan penggalian realisasi menjadi salah satu sektor utama yang mendongkrak realisasi pertumbuhan ekonomi Papua sebesar 4,2 persen.

Baca juga: Mendes: Penyaluran BLT Dana Desa di Banten dan Papua Baru Capai 20 Persen

"Di tengah Covid-19 ini, kontraksi 5,2 persen. Ekonomi papua tumbuh 4,2 persen. Kemudian 29 persennya dari sumbangsih pertambangan dan pergalian dimotori oleh PTFI. Ini suatu kontribusi juga dari kita," ujar Tony dalam diskusi virtual, Senin (17/8/2020).

Menurutnya, hal tersebut menandakan bahwa PTFI yang letaknya bahkan dari paling timur Indonesia memiliki kontribusi yang cukup signifikan.

Tony berharap, seiring meredanya pandemi Covid-19, kontribusi pertumbuhan ekonomi dari Papua akan lebih besar.

Tony memastikan tahun depan PTFI akan memberikan kontribusi lebih besar bagi perekonomian nasional. Bahkan, tahun depan PTFI disebut akan mulai memberikan dividen sampai 40 miliar dollar AS kepada kas negara.

"Ke depan kita akan berkontribusi sebesar 40 miliar dollar AS atau Rp 450 triliun," ucap Tony.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X