Bos Freeport Akui Pembangunan Smelter Tak Menguntungkan

Kompas.com - 17/08/2020, 19:55 WIB
Tony Wenas di Kementerian Energi dan Sumber Daya Manusia, Selasa (14/3/2017). KOMPAS.com/IWAN SUPRIYATNATony Wenas di Kementerian Energi dan Sumber Daya Manusia, Selasa (14/3/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Freeport Indonesia (PTFI) mengakui, pembangunan pabrik pemurnian atau smelter tembaga tidak menguntungkan baik bagi perusahaan maupun negara.

Presiden Direktur PTFI, Tony Wenas, mengatakan, hal tersebut dikibatkan minimnya nilai tambah dihasilkan oleh smelter.

Tony menjelaskan, nilai tambah dari produksi bijih menjadi konsentrat tembaga sudah mencapai 95 persen. Dengan demikian, pengolahan konsentrat menjadi tembaga murni atau catode copper hanya mencapai 5 persen.

Menurutnya, hal tersebut tidak sebanding dengan harga jual jika diekspor dan modal yang harus dikeluarkan oleh negara dan perusahaan.

Baca juga: Berapa Orang Papua yang Jadi Eksekutif di Freeport?

"Ini juga perlu dipahami pembanuhan ini memang bukan menguntungkan. Smleter tembaga itu hasil utamanya adalah refenry itu. Nilai tambah dari bijih ke konstrat sudah 5 persen. Karena harga jual sudah itu. Dari konsentrat ke katoda hanya 5 persen," ujar Tony dalam diskusi virtual, Senin (17/8/2020).

Kendati demikian, Tony memastikan, pihaknya akan tetap melanjutkan pembangunan smelter. Pasalnya, pembangunan tersebut sudah termuat dalam peralihan kontrak karya PTFI.

Pembangunan smelter akan tetap dilakukan di Gresik karena dekat dengan pabrik Petrokimia yang akan menyerap asam sulfat dari proses permurnian. Disatu sisi, biaya logistik jauh lebih murah.

"PTFI akan bangun satu smleter baru. Seluruh konsentrat PTFI akan bisa diolah didalam negeri. Itu adalah yang sedang kita lakukan sekarang meski memang terlambat. Terlepas dari itu, kita akan tetap bangun," ucap Tony.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

India Dilanda 'Tsunami' Covid-19, Bagaimana Ekspor Batu Bara ABM Investama?

India Dilanda "Tsunami" Covid-19, Bagaimana Ekspor Batu Bara ABM Investama?

Whats New
Pemegang Polis Ritel Jiwasraya Kembalikan 14.000 Surat Program Restrukturisasi

Pemegang Polis Ritel Jiwasraya Kembalikan 14.000 Surat Program Restrukturisasi

Whats New
Terima 899 Aduan THR, Menaker Ida Minta Pemda Sanksi Tegas Pelanggar Aturan

Terima 899 Aduan THR, Menaker Ida Minta Pemda Sanksi Tegas Pelanggar Aturan

Rilis
Dapat Bantuan Alsintan dari Kementan, Ketua Kelompok Tani di Lampung Tengah: Alhamdulillah

Dapat Bantuan Alsintan dari Kementan, Ketua Kelompok Tani di Lampung Tengah: Alhamdulillah

Rilis
Harga Tiket Angkutan Umum Naik, BI Catat Inflasi 0,15 Persen di Awal Mei

Harga Tiket Angkutan Umum Naik, BI Catat Inflasi 0,15 Persen di Awal Mei

Whats New
ABM Investama Putuskan Tidak Tebar Dividen, Ini Alasannya

ABM Investama Putuskan Tidak Tebar Dividen, Ini Alasannya

Whats New
Beli Saham Holywings, Nikita Mirzani Gelontorkan Miliaran Rupiah

Beli Saham Holywings, Nikita Mirzani Gelontorkan Miliaran Rupiah

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Melihat Hubungan Ayah dan Anak Perempuannya Lebih Dalam

[KURASI KOMPASIANA] Melihat Hubungan Ayah dan Anak Perempuannya Lebih Dalam

Rilis
Hotman Paris Jor-joran Cairkan Deposito untuk Beli Saham Holywings

Hotman Paris Jor-joran Cairkan Deposito untuk Beli Saham Holywings

Whats New
Menaker Ancam Perusahaan Yang Tak Bayar THR akan Dikenai Sanksi Tegas

Menaker Ancam Perusahaan Yang Tak Bayar THR akan Dikenai Sanksi Tegas

Rilis
Ini Alasan Nikita Mirzani Beli Saham Holywings Hingga Miliaran Rupiah

Ini Alasan Nikita Mirzani Beli Saham Holywings Hingga Miliaran Rupiah

Whats New
Jelang Lebaran, BPH Migas Minta Pertamina Jaga Pasokan BBM di Sumbagsel

Jelang Lebaran, BPH Migas Minta Pertamina Jaga Pasokan BBM di Sumbagsel

Whats New
Lindungi Konsumen dan Industri, Kemenperin Dorong Penerapan SNI untuk Perhiasan

Lindungi Konsumen dan Industri, Kemenperin Dorong Penerapan SNI untuk Perhiasan

Rilis
Hotman Paris Targetkan Holywings Punya 100 Outlet dan IPO di Bursa

Hotman Paris Targetkan Holywings Punya 100 Outlet dan IPO di Bursa

Whats New
AirNav Pastikan Video Viral yang Menampilkan Penerbangan Berisi WNA Hoaks

AirNav Pastikan Video Viral yang Menampilkan Penerbangan Berisi WNA Hoaks

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X