Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Banyak Libur, Bagaimana Nasib IHSG Pekan Ini?

Kompas.com - 18/08/2020, 08:08 WIB
Kiki Safitri,
Erlangga Djumena

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pekan ini diperkirakan akan bergerak di zona merah.  Catatan saja, minggu ini merupakan pekan yang pendek. Setelah kemarin libur, Kamis 20 Agustus juga merupakan tanggal merah.

Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan, dalam sepekan ini IHSG diproyeksikan melemah tertekan beberapa sentimen utama.

Mulai stimulus fiskal AS yang berlum mencapai titik temu, konflik AS China, dan pidato tekait Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) oleh Presiden Joko Widodo pekan lalu.

“Sentimen Pidato Presiden Joko Widodo di Sidang Paripurna DPR/MPR tidak terlalu direspons pasar karena asumsi ekonomi yang disampaikan sudah sesuai harapan pasar. Terlihat harapan pemulihan ekonomi di tahun 2021 dari asumsi data makro,” kata Hans Senin (17/8/2020).

Baca juga: Akhir Pekan, IHSG Ditutup Positif

Sementara itu, sentimen negatif muncul setelah pembicaraan stimulus fiskal AS mengalami kebuntuan. Parta Republik dan Demokrat tak kunjung menemukan titik temu terkait dengan kesepakatan nominal stimulus yang akan diberikan.

“Kebuntuan pembahasan stimulus fiskal di Kongres AS menjadi sentimen negatif bagi pasar keuangan, JIKA tidak tercapai kesepakatan dalam waktu dekat ini. Masih banyak perbedaan antara partai Republik dan Demokrat dan menjadi lebih sulit karena mendekati pemilu AS,” jelas dia.

Namun demikian, pelaku pasar mencermati pertemuan pejabat senior dari China dan Amerika Serikat melalui konferensi video untuk meninjau kesepakatan perdagangan Fase pertama yang ditandatangani kedua Negara pada bulan Januari 2020 lalu.

“Hal ini terjadi di tengah hubungan diplomatik yang memburuk antara kedua negara. Perkembangan pembahasan akan menjadi sentimen yang menggerakan pasar,” jelas Hans.

Hans memproyeksikan selama sepekan, IHSG akan bergerak dengan support di level 5.178 sampai dengan 5.119 dan resistance pada level 5.218 sampai dengan 5.300. Sementara pergerakan indeks hari ini diproyeksikan bergerak pada level support 5.218 sampai dengan 5.178 dan resistance pada level 5.279 sampai dengan 5.300.

Baca juga: Dapat Keuntungan dari Saham Apple, CEO Tim Cook Resmi Jadi Miliarder

Adapun rekomendasi teknikal dari tiga perusahaan sekuritas untuk perdagangan di Bursa Efek Indonesia hari ini, antara lain :

1. Artha Sekuritas
CTRA rekomendasi buy 650 – 670, TP 700 – 720, stop loss <630.
SCMA rekomendasi buy 950 – 975, TP 1.350 – 1.400, Stop Loss 1.200
ASRI rekomendasi buy 130 – 135, TP 118 – 122, stop loss 115.

2. Anugerah Mega Investama
ADHI rekomendasi buy back jika break 630, TP 570 - 560, area sos pada level 620 sampai 595.
BBNI rekomendasi buy back jika break 5.450, TP 4.800 – 4.630, area sos di level 5.350 – 5.000.
BBRI rekomendasi buy back jika break 3.550, TP 3.150 – 3.060, area sos di level 3.450 – 3.280.

3. Panin Sekuritas
BBRI rekomendasi buy and hold >3.260, TP 3.500.
FREN rekomendasi speculative buy 105, TP 120 s/d 133, stop loss <100.

Baca juga: Optimisme Para Pembantu Jokowi soal Perekonomian RI di Tengah Pandemi...

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Diperintah Jokowi Akusisi Perusahaan Kamboja, Dirut Bulog: Pembicaraan Sudah Dilakukan

Diperintah Jokowi Akusisi Perusahaan Kamboja, Dirut Bulog: Pembicaraan Sudah Dilakukan

Whats New
OJK: Kredit Macet 15 'Fintech Lending' di Atas 5 Persen

OJK: Kredit Macet 15 "Fintech Lending" di Atas 5 Persen

Whats New
Semakin Banyak Negara Adopsi ETF, Minat Aset Kripto Bakal Kembali Meningkat

Semakin Banyak Negara Adopsi ETF, Minat Aset Kripto Bakal Kembali Meningkat

Whats New
Penyeludupan Benih Lobster, Menteri KKP: Triliunan Rupiah Harta Bangsa Ini Melayang...

Penyeludupan Benih Lobster, Menteri KKP: Triliunan Rupiah Harta Bangsa Ini Melayang...

Whats New
Izin Usaha Dicabut, TaniFund Belum Punya Tim Likuidasi

Izin Usaha Dicabut, TaniFund Belum Punya Tim Likuidasi

Whats New
Perkuat Ekosistem Perhajian, BPKH Akan Bentuk 'Subholding Company' Anak Usaha

Perkuat Ekosistem Perhajian, BPKH Akan Bentuk "Subholding Company" Anak Usaha

Whats New
Jadi Salah Satu Pengawas BP Tapera, Ini yang Bakal Dilakukan OJK

Jadi Salah Satu Pengawas BP Tapera, Ini yang Bakal Dilakukan OJK

Whats New
Bidik Pendanaan Rp 1 Triliun, CIMB Niaga Finance Tawarkan Sukuk Wakalah Bi Al-Istitsmar

Bidik Pendanaan Rp 1 Triliun, CIMB Niaga Finance Tawarkan Sukuk Wakalah Bi Al-Istitsmar

Whats New
Integrasi Infrastruktur Pipa Perlancar Penyaluran Gas ke Industri dan Komersial di Jateng

Integrasi Infrastruktur Pipa Perlancar Penyaluran Gas ke Industri dan Komersial di Jateng

Whats New
Soal Komisaris Pertamina, Stafsus Erick: Jangan Curiga-curiga Dulu Lah...

Soal Komisaris Pertamina, Stafsus Erick: Jangan Curiga-curiga Dulu Lah...

Whats New
80 Juta Pekerjaan Akan Hilang Imbas AI, Kemenko Perekonomian: Pekerjaan di Sektor Administrasi Rentan

80 Juta Pekerjaan Akan Hilang Imbas AI, Kemenko Perekonomian: Pekerjaan di Sektor Administrasi Rentan

Whats New
Kecepatan Internet RI Peringkat Bawah di ASEAN, Bisa Hambat Pengembangan Ekonomi Digital

Kecepatan Internet RI Peringkat Bawah di ASEAN, Bisa Hambat Pengembangan Ekonomi Digital

Whats New
Politisi Gerindra Siti Nurizka Jadi Komut Pusri, Stafsus Erick Thohir: Sudah Mundur dari Anggota DPR

Politisi Gerindra Siti Nurizka Jadi Komut Pusri, Stafsus Erick Thohir: Sudah Mundur dari Anggota DPR

Whats New
Lesu, Boeing Cuma Dapat Pesanan 4 Pesawat Baru pada Mei 2024

Lesu, Boeing Cuma Dapat Pesanan 4 Pesawat Baru pada Mei 2024

Whats New
Mulai Juli, Ini Perubahan Tanggal Tagihan dan Jatuh Tempo Paylater BCA

Mulai Juli, Ini Perubahan Tanggal Tagihan dan Jatuh Tempo Paylater BCA

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com