Kompas.com - 18/08/2020, 08:40 WIB
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki  dalam acara Percepatan Perputaran Ekonomi Lokal, Launching Bela Pengadaan dan Laman UMKM serta Pasar Digital UMKM secara virtual,  Senin (17/8/2020). DOKUMENTASI HUMAS KEMENKOP UKMMenteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dalam acara Percepatan Perputaran Ekonomi Lokal, Launching Bela Pengadaan dan Laman UMKM serta Pasar Digital UMKM secara virtual, Senin (17/8/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) telah meluncurkan laman khusus untuk produk-produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bertajuk Bela Pengadaan dan Laman UMKM.

Upaya ini dilakukan untuk membantu dan mendukung pemulihan UMKM di tengah mewabahnya Covid-19.

Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki menyatakan, pandemi telah membawa dampak besar bagi UMKM, baik dari sisi pembiayaan, hingga turunnya permintaan. Oleh sebab itu, menurutnya dengan sinergi antar kementerian, pemerintah tengah menyusun program agar UMKM bisa bangkit kembali.

"Mulai dari restrukturisasi, subsidi bunga, subsidi pajak, dan dalam waktu dekat, ada juga Bantuan Presiden Produktif bagi usaha mikro yang belum bankable," ujarnya dalam acara Percepatan Perputaran Ekonomi Lokal, Launching Bela Pengadaan dan Laman UMKM serta Pasar Digital UMKM secara virtual, mengutip siaran resminya, Selasa (18/8/2020).

Baca juga: Kemenkeu: 700.000 UMKM Sudah Terima Dana BLT Rp 2,4 Juta

Teten mengatakan, sebagaimana yang telah diarahkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada kementerian untuk membeli dan belanja produk UMKM, ada anggaran yang sudah dialokasikan sekitar Rp 307 triliun.  Menurut dia, anggaran ini penting untuk dioptimalkan dari belanja kementerian atau lembaga.

Dia menyebutkan, kebijakan itu tetap butuh afirmasi dari semua kementerian dan lembaga. Menurut dia,  pihaknya telah berkomunikasi secara intensif tentang peluang UMKM, yang hasilnya antara lain adalah laman e-catalog UMKM Bela Pengadaan Langsung dan Pengadaan Langsung secara elektronik ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan peran BUMN di tengah pandemi Covid-19 adalah memberikan kebijakan yang mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Ia juga menegaskan, proyek strategis tetap harus dijalankan.

“Suka tidak suka, saat ini apa yang dilakukan pemerintah dan BUMN adalah merupakan upaya penyeimbang BUMN. Dengan Kemenkop UKM, BUMN tak hanya membantu pendanaan ultra mikro, tetapi juga terus membuka akses lebih besar lagi,” katanya.

Dia menambahkan pihaknya akan bersinergi dalam promosi produk dan upgrade standar barang UMKM agar lebih baik lagi.

Baca juga: BLT UMKM Rp 2,4 Juta Mulai Cair Hari ini, Simak Syaratnya



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.