Kompas.com - 18/08/2020, 09:46 WIB
Ilustrasi gaji, upah, rupiah ShutterstockIlustrasi gaji, upah, rupiah

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka pada zona hijau di awal perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) Selasa (18/8/2020). Demikian juga dengan rupiah yang menguat tipis pagi ini.

Melansir data RTI, pukul 09.08 WIB, IHSG berada pada level 5.280,62 atau naik 32,93 poin (0,63 persen) dibanding penutupan sebelumnya pada level 5.247,69.

Sebanyak 179 saham melaju di zona hijau dan 89 saham di zona merah. Sedangkan 143 saham lainnya stagnan. Adapun nilai transaksi hingga saat ini mencapai Rp 764,8 miliar dengan volume 897,08 juta saham.

Sementara bursa saham Asia pagi ini variatif.  Indeks Hang Seng Hong Kong dan indeks komposit Shanghai naik masing-masing 0,11 persen dan 0,21 persen. Sedangkan indeks Nikkei dan indeks Strait Times melemah turun 0,54 persen dan 0,25 persen.

Baca juga: BI: Rupiah Edisi Khusus Rp 75.000 Sah Digunakan untuk Transaksi

Sementara itu, rupiah di pasar spot pagi ini menguat ke posisi Rp 14.790 per dollar AS atau naik tipis 5 poin (0,03 persen) dibandingkan penutupan sebelumnya pada level Rp 14.795 per dollar AS.

Analis sekaligus Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra mengatakan,  rupiah diopang pelemahan dollar AS terhadap mata uang emerging market.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dollar AS terlihat melemah terhadap nilai tukar regional pagi ini. Tekanan terhadap dollar AS disebabkan oleh indikasi ketidakstabilan pemulihan ekonomi di AS dari data ekonomi yang menunjukkan indeks aktivitas manufaktur wilayah New York jauh di bawah proyeksi,” kata Ariston.

Sementara itu, tingkat imbal hasil obligasi yang rendah juga membuat dollar AS menjadi tidak menarik untuk Saat ini. Ariston menilai, sentimen negatif terhadap dollar AS bisa mendorong penguatan ke nilai tukar rupiah pagi ini.

Namun demikian, menurut Ariston pasar perlu mewaspadai faktor-faktor yang bisa menekan rupiah seperti ketegangan hubungan AS dan China.

“Kekhawatiran pandemi yang menekan pemulihan ekonomi dalam negri dan data neraca perdagangan Indonesia bulan Juli yang di bawah ekspektasi,” jelas Ariston.

Ariston memproyeksikan rupiah hari ini akan berada pada kisaran Rp 14.650 per dollar AS sampai dengan Rp 14.850 per dollar AS.

Baca juga: Banyak Libur, Bagaimana Nasib IHSG Pekan Ini?



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.