Ratangga Ada di Desain Uang Rp 75.000, Ini Kata MRT Jakarta

Kompas.com - 18/08/2020, 10:09 WIB
Uang edisi khusus Peringatan Kemerdekaan 75 Tahun Republik Indonesia

Bank IndonesiaUang edisi khusus Peringatan Kemerdekaan 75 Tahun Republik Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia ( BI) telah menerbitkan uang rupiah khusus edisi Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Republik Indonesia. Nilai nominal uang yang diterbitkan adalah Rp 75.000.

Salah satu gambar yang terdapat dalam desain uang edisi khusus ini adalah kereta Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta. Ada gambar kereta MRT atau yang dikenal dengan nama Ratangga, dan terowongan bawah tanah MRT.

Menanggapi hal ini, Direktur Utama MRT Jakarta William Sabandar mengatakan, pihaknya mengapresiasi sebesar-besarnya kepada Kementerian Keuangan dan BI atas penggunaan unsur MRT Jakarta di dalam uang rupiah khusus edisi kemerdekaan tersebut.

"Peluncuran uang rupiah khusus edisi kemerdekaan dengan gambar Ratangga dan Terowongan Bawah Tanah MRT Jakarta ini akan semakin mendorong semangat kami memberikan yang terbaik untuk negeri ini,” ungkapnya dalam keterangan tertulis, Selasa (18/8/2020).

Baca juga: Penjelasan Gambar Pakaian Adat di Uang Baru Edisi Khusus Kemerdekaan Rp 75.000

Dalam makna dari desain uang Rp 75.000 edisi HUT ke-75 RI tersebut, MRT Jakarta digambarkan sebagai salah satu pencapaian pembangunan Indonesia di bidang infrastruktur. Bersamaan dengan tol trans Jawa dan jembatan Youtefa Papua.

"MRT Jakarta merupakan salah satu simbol pencapaian infrastruktur dalam pembangunan bangsa menyongsong masa depan Indonesia Maju," kata William.

Sekadar diketahui, pembangunan MRT Jakarta fase I dengan rute Bundaran Hotel Indonesia (HI)-Lebak Bulus telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 24 Maret 2019. Panjang jalurnya 16 km yang meliputi 10 km jalur layang dan 6 km kilometer jalur bawah tanah.

Terdapat tujuh stasiun layang yakni Lebak Bulus (lokasi depo), Fatmawati, Cipete Raya, Haji Nawi, Blok A, Blok M, dan Sisingamangaraja. Sedangkan enam stasiun bawah tanah adalah Senayan, Istora, Bendungan Hilir, Setiabudi, Dukuh Atas, dan Bundaran HI.

Adapun, terkait masyarakat yang ingin mendapatkan uang Rp 75.000 edisi spesial HUT ke-75 RI maka dapat menukarkan uang rupiah senilai Rp 75.000 secara tunai. Ketentuannya, setiap 1 KTP hanya dapat memperoleh satu lembar uang.

Baca juga: Fakta Uang Edisi Khusus Rp 75.000, Cara Menukarkan hingga 25 Tahun Sekali

Namun, masyarakat harus lebih dulu melakukan pemesanan jadwal dan lokasi penukaran secara online melalui aplikasi PINTAR yang bisa didownload hanya melalui website Bank Indonesia di tautan https://pintar. bi.go.id.

Penukarang tahap I berlangsung sepanjang 17 Agustus-30 September 2020 dan hanya bisa ditukar di Kantor Pusat BI dan 45 Kantor Perwakilan BI dalam negeri di seluruh provinsi dan beberapa kota/kabupaten.

Sedangkan, periode pemesanan tahap II akan berlangsung mulai tanggal 1 Oktober 2020-selesai. Selain Kantor Pusat BI dan 45 Kantor Perwakilan BI, pada periode ini uang Rp 75.000 edisi HUT RI bisa ditukar ke lima bank umum yakni Bank Mandiri, BNI, BRI, BCA, dan CIMB Niaga.

Baca juga: Maaf, Hingga 3 September Jadwal Penukaran Uang Edisi Khusus Rp 75.000 Sudah Penuh



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemenkop UKM Bilang Munculnya Kasus Gagal Bayar Koperasi akibat Pandemi

Kemenkop UKM Bilang Munculnya Kasus Gagal Bayar Koperasi akibat Pandemi

Whats New
[POPULER MONEY] Kebijakan Kontroversial Edhy Prabowo | Maybank Ganti Uang Winda Earl

[POPULER MONEY] Kebijakan Kontroversial Edhy Prabowo | Maybank Ganti Uang Winda Earl

Whats New
Cek Rekening, Subsidi Gaji Rp 1,2 Juta untuk Tahap V Termin Kedua Telah Disalurkan

Cek Rekening, Subsidi Gaji Rp 1,2 Juta untuk Tahap V Termin Kedua Telah Disalurkan

Whats New
Pandemi Bikin Transaksi Belanja Online Produk Kosmetik Naik 80 Persen

Pandemi Bikin Transaksi Belanja Online Produk Kosmetik Naik 80 Persen

Spend Smart
Gara-gara Rambut Susah Diatur, Akhirnya Mulai Bisnis Pomade Buatan Sendiri

Gara-gara Rambut Susah Diatur, Akhirnya Mulai Bisnis Pomade Buatan Sendiri

Smartpreneur
AirAsia Dapat Peringkat Tertinggi untuk Health Rating Versi Airlinerating

AirAsia Dapat Peringkat Tertinggi untuk Health Rating Versi Airlinerating

Rilis
Mendag Dorong UMKM Pasarkan Produk Secara Offline dan Online di Masa Pandemi

Mendag Dorong UMKM Pasarkan Produk Secara Offline dan Online di Masa Pandemi

Whats New
Sejumlah Program di Sektor Ketenagakerjaan Ini Bantu 32,6 Juta Orang Selama Pandemi, Apa Saja?

Sejumlah Program di Sektor Ketenagakerjaan Ini Bantu 32,6 Juta Orang Selama Pandemi, Apa Saja?

Whats New
Perlu Diskresi untuk Koperasi Multipihak

Perlu Diskresi untuk Koperasi Multipihak

Whats New
Wamendag: RCEP Bakal Berkontribusi Besar pada Ekonomi ASEAN

Wamendag: RCEP Bakal Berkontribusi Besar pada Ekonomi ASEAN

Whats New
IPC Lanjutkan Pembangunan Terminal Kalibaru, Ditargetkan Beroperasi 2023

IPC Lanjutkan Pembangunan Terminal Kalibaru, Ditargetkan Beroperasi 2023

Rilis
Ignasius Jonan Diangkat Jadi Komisaris Independen Sido Muncul

Ignasius Jonan Diangkat Jadi Komisaris Independen Sido Muncul

Whats New
Menaker: 2,1 juta Korban PHK Harusnya Dapat Karpet Merah, Hanya 95.559 yang Lolos Kartu Prakerja!

Menaker: 2,1 juta Korban PHK Harusnya Dapat Karpet Merah, Hanya 95.559 yang Lolos Kartu Prakerja!

Whats New
5 Tahun Beroperasi, Mandiri Capital Suntik Dana ke 14 Startup dengan Total Rp 1 Triliun

5 Tahun Beroperasi, Mandiri Capital Suntik Dana ke 14 Startup dengan Total Rp 1 Triliun

Whats New
Jelang Natal dan Tahun Baru, DAMRI Siapkan Ribuan Armada Bus Sehat

Jelang Natal dan Tahun Baru, DAMRI Siapkan Ribuan Armada Bus Sehat

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X