Perayaan HUT RI Beda, Luhut: Semangat Persaudaraan dan Persatuan Tetap Sama

Kompas.com - 18/08/2020, 10:19 WIB
Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan saat melakukan video conferrence di ruang kerjanya, Jakarta, Jumat (14/8/2020). Dokumentasi Humas Kemenko Kemaritiman dan InvestasiMenko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan saat melakukan video conferrence di ruang kerjanya, Jakarta, Jumat (14/8/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Perayaan HUT ke-75 Republik Indonesia dirasakan berbeda pada tahun ini. Ini lantaran adanya pandemi virus corona (Covid-19).

Hal ini diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Semua kegiatan dilakukan secara daring, termasuk saat momen pengibaran bendera. Begitu pula dengan kegiatan lomba Agustusan ditiadakan.

Baca juga: Luhut: Percayalah Pemerintah Memberikan yang Terbaik buat Rakyat

"Biasanya saya beserta jajaran Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, mengadakan berbagai macam perlombaan untuk memperingati hari kemerdekaan, tahun ini tidak ada perayaan karena demi mematuhi protokol kesehatan yang berlaku," kata Luhut, dikutip dari akun Instagram pribadinya, Senin (17/8/2020).

Kendati berbeda situasinya, Luhut melihat adanya persaudaraan yang erat serta persatuan bangsa Indonesia dalam menghadapi pandemi.

"Namun, satu hal yang saya lihat tetap sama di peringatan Kemerdekaan Indonesia adalah semangat persaudaraan dan persatuan antar sesama anak bangsa yang masih besar dan menggelora bahkan di saat Republik Indonesia sedang diuji oleh wabah pandemi seperti saat ini," ujarnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mantan Satgas Tempur Koppasus ini tetap yakin, adanya wabah Covid-19 menjadikan Indonesia sebagai negara yang maju. Karena adanya pembenahan serta mengubah dalam segala hal.

Baca juga: Indonesia Diprediksi Resesi, Luhut: Kita Feel Comfortable

"Karenanya saya percaya bahwa ujian ini akan menjadi momentum bangsa Indonesia untuk bangkit dan berbenah, melakukan perubahan besar di segala lini kehidupan berbangsa dan bernegara," ujarnya.

"Sehingga kelak ketika seluruh pandemi dan ujian ini bisa kita lewati, kita akan menjadi negara maju karena masyarakatnya yang bersatu. Dirgahayu Republik Indonesia yang ke Tujuh Puluh Lima. Merdeka dan Maju," kata Luhut mengakhiri.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X