Kim Jong Un Puji Kemajuan Ekonomi Indonesia

Kompas.com - 18/08/2020, 14:15 WIB
Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un mengadakan rapat darurat bersama politbiro pada Sabtu (25/7/2020), ketika ada dugaan kasus virus corona muncul di Korut. KCNA via REUTERSPemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un mengadakan rapat darurat bersama politbiro pada Sabtu (25/7/2020), ketika ada dugaan kasus virus corona muncul di Korut.

KOMPAS.com - Presiden Korea Utara, Kim Jong Un, memuji pencapaian pembangunan ekonomi Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Menurut dia, arah pembangunan di Tanah Air mengalami banyak kemajuan.

"Setelah kemerdekaan, negara Anda telah membuat banyak kemajuan besar dalam pengembangan ekonomi," kata Kim Jong Un seperti dikutip dari laman resmi Kementerian Luar Negeri Republik Demokratik Rakyat Korea, Selasa (18/8/2020).

Pemimpin Besar Korea Utara yang juga putra Kim Jong-il ini memuji pembangunan ekonomi Indonesia yang dianggap cukup berhasil dalam skala ekonomi kerakyatan.

"(Anda membangun kemajuan besar) dalam membangun masyarakat sejahtera di bawah panji kedaulatan, kemerdekaan, dan gerakan non-blok," kata Kim Jong Un seraya memberi ucapan selamat atas HUT Kemerdekaan ke-75 RI.

Baca juga: Bitcoin Untungkan Korea Utara, Mengapa?

"Kesempatan ini saya gunakan untuk mengutarakan keyakinan saya bahwa tradisi persahabatan kedua negara yang terjalin dengan baik, dan akan terus melanjutkan konsolidasi dan ikatan di era baru saat ini," ucap Kim Jong Un.

Sebagai informasi, kerja sama ekonomi Indonesia dengan Korea Utara terus terjalin dengan baik, bahkan terus ditingkatkan.

Hubungan ekonomi kedua negara sudah terjalin erat sejak era Presiden Soekarno dan Presiden Kim Il Sung yang merupakan kakek dari Kim Jong Un.

"Kami telah merancang dan sedang menjalankan sejumlah program konkret untuk memperkuat hubungan kedua negara sejalan dengan visi misi Presiden Joko Widodo," kata Duta Besar RI untuk Korea Utara, Berlian Napitupulu dikutip dari Antara.

"Kami terus meningkatkan promosi ekonomi dan perdagangan antara lain berpartisipasi secara aktif dalam beberapa pameran dagang internasional di Pyongyang dan pertemuan bisnis," kata dia lagi.

Baca juga: Jack Ma, Miliarder yang Ditarik Jadi Anggota Partai Komunis China



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X