Kedua Kalinya Untuk Tahun Ini, Boeing Bakal PHK Pegawai

Kompas.com - 18/08/2020, 16:48 WIB
Salah satu bangunan di pabrik Boeing di Seattle, Washington. KOMPAS.com/Reska K. NistantoSalah satu bangunan di pabrik Boeing di Seattle, Washington.

JAKARTA, KOMPAS.com - Produsen pesawat yang berbasis di AS, Boeing menyatakan bakal menawarkan paket pemutusan hubungan kerja atau PHK secara sukarela yang disertai dengan upah serta tunjangan kepada pegawainya.

Dengan demikian, untuk kedua kalinya tahun ini Boeing bakal melakukan PHK terhadap karyawannya lantaran terhantam oleh pandemi virus corona (Covid-19).

Dikutip dari Reuters, Selasa (18/8/2020) CEO Boeing Dave Calhoun mengatakan tawaran tersebut bakal diberikan kepada pegawai penerbangan komersi serta bisnis layanan jasa.

"Sayang sekali, PHK adalah hal yang sulit namun harus dilakukan untuk menghadapi realitas baru, menjaga likuditas dan memposisikan diri kami untuk kembali tumbuh," ujar Calhoun dalam catatan kepada pegawainya.

Baca juga: Boeing Rugi Rp 35 Triliun dalam Tiga Bulan

"Kami mengantisipasi dan melihat pasar yang jauh lebih kecil dalam tiga tahun ke depan," ujar dia.

Krisis keuangan yang menghantam produsen pesawat asal Amerika Serikat tersebut menambah tekanan yang dialami Boeing. Pasalnya, perusahaan itu sebelumnya juga harus berhadapan dengan pembekuan produksi serta penghentian penerbangan untuk armada 737 MAX selama tahun setelah mengalami dua kecelakaan fatal.

Perusahaan pun tidak memasang target kali ini, dan meminta karyawan yang merasa bersedia untuk di PHK secara sukarela untuk mendaftarkan diri.

Baca juga: CEO Boeing Prediksi Satu Maskapai AS Bakal Gulung Tikar akibat Corona

Langkah untuk memperpanjang pengurangan tenaga kerja secara keseluruhan melebihi target awal 10 persen dilakukan sebagai tindak lanjut dari masukan yang diberikan oleh karyawan.

Untuk diketahui, pada April lalu Boeing telah mengatakan bakal memangkas 160.000 tenaga kerjanya atau sekitar 10 persen dari keseluruhan jumlah karyawan. Banyak di antata pegawai yang di PHK berasal dari divisi pesawat komersil.



Sumber Reuters

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BI Prediksi Inflasi April 2021 Capai 0,15 Persen, ini Penyebabnya

BI Prediksi Inflasi April 2021 Capai 0,15 Persen, ini Penyebabnya

Whats New
[TREN FOODIE KOMPASIANA] Tunjangan Meugang bagi Pekerja di Aceh | Menambah Skill Memasak di Bulan Suci Ramadhan

[TREN FOODIE KOMPASIANA] Tunjangan Meugang bagi Pekerja di Aceh | Menambah Skill Memasak di Bulan Suci Ramadhan

Rilis
Menko Luhut Targetkan Emisi Gas Rumah Kaca Turun 314 Juta Ton di 2030

Menko Luhut Targetkan Emisi Gas Rumah Kaca Turun 314 Juta Ton di 2030

Whats New
KPPU: Harga Telur hingga Daging Ayam Naik di Hampir Semua Provinsi

KPPU: Harga Telur hingga Daging Ayam Naik di Hampir Semua Provinsi

Whats New
Apakah Diperbolehkan Daftar Sekolah Kedinasan dan Ikut Tes CPNS/PPPK?

Apakah Diperbolehkan Daftar Sekolah Kedinasan dan Ikut Tes CPNS/PPPK?

Work Smart
Jalin Kerja Sama dengan JPEN, PGN Berusaha Dorong Daya Saing Industri Jateng

Jalin Kerja Sama dengan JPEN, PGN Berusaha Dorong Daya Saing Industri Jateng

Rilis
Kemenperin Targetkan Industri Farmasi Tumbuh Double Digit pada 2021

Kemenperin Targetkan Industri Farmasi Tumbuh Double Digit pada 2021

Whats New
Permintaan Kredit Terus Tumbuh, Ini Indikatornya

Permintaan Kredit Terus Tumbuh, Ini Indikatornya

Whats New
[TREN TEKNOLOGI KOMPASIANA] Beda Nasib LG dan Samsung | Belajar dari Italia Melestarikan Ekosistem Lingkungan

[TREN TEKNOLOGI KOMPASIANA] Beda Nasib LG dan Samsung | Belajar dari Italia Melestarikan Ekosistem Lingkungan

Rilis
Sandiaga Uno Targetkan Bali Bisa Dikunjungi Wisman Pada Tahun Ini

Sandiaga Uno Targetkan Bali Bisa Dikunjungi Wisman Pada Tahun Ini

Whats New
Aset TMII Capai Rp 20,5 Triliun, Kemenkeu: Baru Tanahnya Saja

Aset TMII Capai Rp 20,5 Triliun, Kemenkeu: Baru Tanahnya Saja

Whats New
Masih Calon Pulau, KKP Cek Lebih Lanjut Kemunculan Pulau Baru Usai Badai Seroja

Masih Calon Pulau, KKP Cek Lebih Lanjut Kemunculan Pulau Baru Usai Badai Seroja

Whats New
[TREN WORKLIFE KOMPASIANA] 4 Alasan Perempuan di Desa Memilih Tandur sebagai Profesi | 'Power of Resilience' adalah Kunci

[TREN WORKLIFE KOMPASIANA] 4 Alasan Perempuan di Desa Memilih Tandur sebagai Profesi | "Power of Resilience" adalah Kunci

Rilis
Bernie Madoff, Penjahat Skema Ponzi Terbesar yang Meninggal di Penjara

Bernie Madoff, Penjahat Skema Ponzi Terbesar yang Meninggal di Penjara

Whats New
Ramadhan, Mendag Lutfi: Harga Bahan Pokok Stabil!

Ramadhan, Mendag Lutfi: Harga Bahan Pokok Stabil!

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X