KILAS

Riset Tenggara dan CSIS: Teknologi Grab Tingkatkan Peluang Gig Economy Surabaya

Kompas.com - 18/08/2020, 18:13 WIB
Survei CSIS dan Tenggara menemukan bahwa pelaku UMKM merasakan manfaat, seperti kenaikan omzet penjualan, sejak bergabung dengan layanan Grab. Dok. Grab Indonesia.Survei CSIS dan Tenggara menemukan bahwa pelaku UMKM merasakan manfaat, seperti kenaikan omzet penjualan, sejak bergabung dengan layanan Grab.
Penulis Agung Dwi E
|

Total, ada 23 persen pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang bergabung dengan layanan Grab dapat memberikan pekerjaan kepada masyarakat ketika usahanya mulai berkembang.

Peran digitalisasi yang dilakukan Grab untuk ekosistem UMKM juga signifikan. Sebanyak 11 persen UMKM mitra GrabFood mengaku terinspirasi layanan GrabFood sebelum memulai bisnis.

Sebanyak 17 persen mengaku membuka bisnis pertama melalui layanan GrabFood dan 23 persen lainnya dapat menambah dua pegawai baru sejak bergabung dengan layanan tersebut.

Baca juga: Rayakan Kemerdekaan, Grab Kasih 4 Ide Lomba untuk Meriahkan #PestaSatu7an

Penghasilan pelaku UMKM di Surabaya pun ikut terkerek. Mitra GrabFood bisa menikmati peningkatan pendapatan hingga 37 persen atau menjadi Rp 39,1 juta per bulan.

Sementara, penghasilan mitra GrabKios—layanan teknologi Grab lainnya—ikut naik hingga 28 persen menjadi Rp 9,5 juta per bulan. Lantaran itu pula, 46 persen mitra GrabFood mengaku tidak perlu menyuntikkan modal usaha lagi untuk pengembangan bisnis.

Temuan tersebut menandakan bahwa digitalisasi yang dilakukan oleh Grab turut membantu pelaku UMKM dan pekerja, khususnya saat memasuki era new normal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ekonom dari Tenggara Strategics Stella Kusumawardani menjelaskan, pertumbuhan sektor gig economy, seperti UMKM dan driver transportasi berbasis aplikasi, berperan besar pada ketahanan ekonomi.

“Dari hasil riset, terlihat sejumlah manfaat yang secara langsung dirasakan oleh sektor gig economy. Platform teknologi seperti Grab ternyata mampu membantu pemulihan dan pertumbuhan ekonomi di masa pandemi,” jelasnya seperti dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (18/8/2020).

Ia pun mendorong agar masyarakat lebih memanfaatkan teknologi dan mulai bertransformasi ke layanan digital agar usaha makin berkembang.

Dorong pertumbuhan UMKM lewat #TerusUsaha

Untuk lebih menggeliatkan sektor gig economy di Surabaya dan wilayah Jawa Timur lainnya, Grab meluncurkan program #TerusUsaha.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.